Harmoninews.com (JAKARTA) – Warga di Jalan Rawa Domba, Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur, dibuat panik setelah seekor ular sanca berukuran sekitar empat meter terlihat berkeliaran di lahan kosong yang berada tak jauh dari permukiman warga.
Ular tersebut kemudian dievakuasi oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Duren Sawit bersama warga, Rabu (23/9/2006).
Petugas sempat mengalami kesulitan saat mengevakuasi ular karena hewan tersebut bersembunyi di balik tumpukan puing dan sampah.
Petugas harus mencari keberadaan ular terlebih dahulu sebelum akhirnya menemukannya di bawah tumpukan sampah.
Petugas PPSU, Mafuji, mengatakan pihaknya mendapat laporan dari warga ketika sedang berkeliling melakukan tugas pengangkutan sampah di sekitar lokasi.
“Kebetulan kami sedang mobile untuk pengangkutan sampah di pinggir jalan. Saya ditelepon terkait laporan adanya ular besar di lahan dekat permukiman,” kata Mafuji.
Mafuji mengatakan, petugas langsung menuju lokasi karena khawatir ular tersebut masuk ke rumah warga.
“Berhubung takut masuk rumah warga, kami merespons laporan warga dan langsung ke titik lokasi,” ujarnya.
Sempat Melawan Saat Dievakuasi
Proses evakuasi tidak berlangsung mudah. Ular tersebut beberapa kali berusaha melawan dan menyerang petugas ketika hendak dikeluarkan dari persembunyiannya.
Petugas kemudian bersama warga berusaha menarik ular tersebut dari tumpukan puing dan sampah.
“Ular sempat beberapa kali menyerang dan ingin menggigit, tetapi alhamdulillah tidak sampai mengenai kami,” kata Mafuji.
Setelah sekitar 15 hingga 20 menit, ular tersebut akhirnya berhasil dievakuasi dan dimasukkan ke dalam karung.
Mafuji mengatakan proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati lantaran petugas memiliki keterbatasan alat pengamanan.
“Kendalanya karena banyak tumpukan sampah. Kami harus mencari dulu. Karena alat keamanan juga terbatas, kami lebih berhati-hati,” ujarnya.
Warga Merasa Lebih Aman
Ketua RT 9 RW 7 Kelurahan Duren Sawit, Hadi Wanto, mengatakan ular tersebut pertama kali dilihat oleh warga di lahan kosong yang lokasinya berdekatan dengan permukiman.
Menurut dia, kemunculan ular berukuran besar itu sempat membuat warga panik.
“Tentu ada kepanikan karena ini hewan yang warga saya yakin bukan peliharaan. Kalau ada yang bilang ular, pasti warga panik,” kata Hadi.
Hadi mengapresiasi kesigapan petugas PPSU yang langsung merespons laporan warga.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada tim PPSU yang telah sigap membantu evakuasi dan pengamanan ular ini sehingga memberikan rasa aman bagi warga kami,” ujarnya.
Setelah berhasil diamankan, ular sanca tersebut dibawa ke kantor Kelurahan Duren Sawit.
Ular itu untuk sementara diamankan di kantor kelurahan sebelum nantinya diserahkan kepada petugas terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
(M.NUR/P-TENK)
