Lurah Pondok Kopi Ajak Warga Manfaatkan Program Kejar Paket Saat Hadiri Gema Muharram dan Milad FBR ke-25

Harmoninews.com (JAKARTA) – Lurah Pondok Kopi, Sandy Adamsyah, SE., menghadiri kegiatan Gema Muharram 1448 Hijriah dan Milad Forum Betawi Rempug (FBR) ke-25 yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim piatu di Kantor RW 03, Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (9/7/2026) malam.

Kegiatan yang digelar Majelis Dzikir FBR Gardu 060 (Kong H. Djana) itu dihadiri unsur kelurahan, FKDM Kelurahan Pondok Kopi, Ketua LMK 03, pengurus RT dan RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, anggota FBR, serta warga sekitar.

Dalam sambutannya, Sandy mengajak masyarakat memanfaatkan program pendidikan Kejar Paket A, B, dan C bagi warga yang belum memiliki ijazah pendidikan formal.

Menurut dia, program tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Narah Kreatif dan terbuka bagi masyarakat yang ingin memperoleh ijazah setara SD, SMP, maupun SMA.

“Silakan bagi saudara atau siapa pun yang membutuhkan ijazah Kejar Paket A, B, dan C dapat menghubungi LMK Kelurahan Pondok Kopi untuk didaftarkan melalui Narah Kreatif. Program ini tidak hanya untuk warga Pondok Kopi, tetapi juga terbuka bagi masyarakat dari kelurahan lain,” ujar Sandy.

Ia mengatakan, ijazah yang diperoleh melalui program tersebut diakui secara resmi sehingga dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Selain menyampaikan informasi mengenai program pendidikan, Sandy juga memberikan apresiasi kepada LMK Pondok Kopi yang dinilai aktif melayani masyarakat.

“Saya mengapresiasi kinerja para Anggota LMK Pondok Kopi yang mengimput data sampai sore hari dan di monitor langsung ketua LMK Pondok Kopi Drs. Ega Arimurti,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Sandy mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya anggota FBR Gardu 060, untuk terus menjaga keamanan lingkungan.

Menurut dia, wilayah Pondok Kopi yang berbatasan langsung dengan Kota Bekasi memiliki potensi kerawanan tindak kriminal, terutama pencurian kendaraan bermotor (curanmor), karena pelaku kerap memanfaatkan jalur perbatasan untuk melarikan diri.

“Kita adalah wilayah perbatasan Jakarta-Bekasi. Karena itu saya berharap seluruh anggota FBR tetap menjaga lingkungan dan mengantisipasi potensi kejahatan, terutama curanmor. Terima kasih juga kepada seluruh gardu yang masih aktif menjaga keamanan wilayah,” ucapnya.

Menutup sambutannya, Sandy mengucapkan selamat atas peringatan Milad FBR ke-25.

“Selamat Milad FBR ke-25. Semoga FBR semakin maju dan terus berperan menjaga keamanan serta mempererat kebersamaan masyarakat, khususnya di wilayah Pondok Kopi,” kata Sandy.

Selain menjadi momentum memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan warga.

(M.NUR)

Tuliskan Komentar