Harmoninews.com (Jakarta Pusat) 18 Maret 2026 — Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Panti Asuhan Rumah Piatu Muslimin, Jalan Kramat Raya No.11, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, saat sejumlah siswa Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Polri Angkatan 55 Tahun Anggaran 2026 menggelar kegiatan bakti sosial dalam momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa malam (17/3) usai salat magrib tersebut menjadi bagian dari upaya nyata para calon perwira Polri dalam menumbuhkan nilai kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat. Tidak sekadar menjalankan program, kehadiran para siswa Setukpa juga membawa semangat kebersamaan dan empati yang dirasakan langsung oleh anak-anak panti.
Didampingi oleh pengurus panti, Ibu Nur Kumalati, serta pendamping anak, Ibu Fika, para siswa berbaur dengan anak-anak yatim dalam suasana penuh kekeluargaan. Interaksi yang terjalin tidak hanya menghadirkan senyum, tetapi juga membangun kedekatan emosional yang hangat di antara mereka.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Selain itu, mereka juga membagikan paket sembako dan takjil untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menyemarakkan waktu berbuka puasa. Tidak berhenti di situ, para siswa turut memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anak panti, mendorong mereka untuk terus optimistis dalam meraih masa depan.
Bakti sosial ini menjadi implementasi nyata nilai-nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh calon perwira Kepolisian Negara Republik Indonesia. Di tengah dinamika pendidikan dan pembentukan karakter, kegiatan seperti ini menjadi sarana penting dalam membentuk pribadi anggota Polri yang humanis, religius, dan berintegritas.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa tidak hanya belajar untuk melayani, tetapi juga memahami arti empati dan kepedulian secara langsung di tengah masyarakat. Diharapkan, pengalaman ini dapat menjadi bekal berharga dalam menjalankan tugas kepolisian ke depan, di mana pendekatan yang humanis dan penuh rasa tanggung jawab menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik.
Momentum Ramadhan pun dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang refleksi dan penguatan nilai-nilai sosial. Kehadiran siswa Setukpa Angkatan 55 di tengah anak-anak panti menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana, namun bermakna besar bagi sesama.
M.NUR
