Jakarta Pusat – Polsek Metro Tanah Abang kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum secara profesional dan humanis. Hal tersebut diwujudkan dengan pelaksanaan Apel Pelayanan Pengamanan aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (20/7/2026) siang hari.
Apel pengamanan dipimpin oleh Padal Polsek Metro Tanah Abang, Iptu Supit Kapilang, dan diikuti oleh personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek Metro Tanah Abang, serta petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) BPK RI. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel dalam mengawal jalannya aksi unjuk rasa agar berlangsung dengan aman, tertib, damai, serta tetap menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum.
Aksi unjuk rasa tersebut diikuti sekitar 20 orang dari Himpunan Anti Korupsi Indonesia yang dipimpin oleh M. Jefri Mahu. Massa menyampaikan aspirasi terkait permintaan pemeriksaan terhadap Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur atas dugaan temuan Badan Pemeriksa Keuangan yang berkaitan dengan proyek di lingkungan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Jawa Timur.
Sebelum pelaksanaan pengamanan, Iptu Supit Kapilang, memberikan arahan kepada seluruh personel agar senantiasa mengedepankan sikap profesional, humanis, dan persuasif selama menjalankan tugas. Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan kepada masyarakat serta memastikan seluruh proses penyampaian aspirasi dapat berlangsung sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Dalam arahannya, seluruh personel diminta melaksanakan pengamanan dengan mengutamakan komunikasi yang baik kepada peserta aksi. Pendekatan dialogis menjadi prioritas guna menciptakan suasana yang kondusif dan mencegah terjadinya kesalahpahaman yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Selain itu, personel juga diingatkan untuk tetap menjaga sikap, etika, dan penampilan selama bertugas. Setiap anggota diminta tidak mudah terpancing provokasi serta mampu mengambil langkah yang tepat dan terukur apabila terjadi dinamika di lapangan. Seluruh tindakan kepolisian harus dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan mengedepankan prinsip penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Dalam pelaksanaan tugas, personel pengamanan ditempatkan di sejumlah titik strategis di sekitar Kantor BPK RI untuk melakukan pengawasan, pengamanan, serta pengaturan arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto. Langkah ini dilakukan agar kegiatan penyampaian pendapat tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi.
Koordinasi dengan petugas Pengamanan Dalam (Pamdal) BPK RI serta koordinator lapangan aksi juga terus dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib. Sinergi antarunsur pengamanan menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan pengamanan yang aman dan kondusif.
Pengamanan aksi unjuk rasa didukung oleh 14 personel gabungan, yang terdiri dari 1 personel Sat Intelkam Polres Metro Jakarta Pusat, 5 personel Sat Samapta Polres Metro Jakarta Pusat, 3 personel Polsek Metro Tanah Abang, serta 5 personel Pamdal BPK RI. Seluruh personel telah dibagi sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga pengamanan dapat dilaksanakan secara efektif dan optimal.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung menyampaikan bahwa Melalui pengamanan yang mengedepankan pendekatan profesional dan humanis, Polres Metro Jakarta Pusat berharap setiap kegiatan penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif. Polri akan terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik melalui pelayanan yang responsif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Senada dengan Kapolsek Metro Tanah Abang, Akbp Dhimas Prasetyo, Polsek Metro Tanah Abang menegaskan bahwa Polri senantiasa menjunjung tinggi hak konstitusional masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum. Namun demikian, pelaksanaan aksi diharapkan tetap dilakukan secara damai, tertib, dan tidak melanggar ketentuan hukum maupun mengganggu kepentingan masyarakat lainnya. Kehadiran Polri di lokasi bertujuan menjaga keseimbangan antara perlindungan hak demokrasi dan terciptanya keamanan serta ketertiban umum.
Selama pelaksanaan apel hingga berlangsungnya aksi unjuk rasa, situasi di sekitar Kantor BPK RI terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar berkat sinergi yang baik antara personel pengamanan, penyelenggara aksi, dan pihak terkait dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polsek Metro Tanah Abang.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
M.NUR
