Polsek Metro Tanah Abang Gelar Razia Stasioner Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Ciptakan Situasi Wilayah Tetap Aman dan Kondusif

Jakarta Pusat – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman serta kondusif, Polsek Metro Tanah Abang melaksanakan kegiatan Razia Stasioner sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah hukumnya, pada Sabtu (1/8/2026) dini hari.

Kegiatan yang berlangsung dini hari tersebut dipimpin oleh Iptu Supit Kapilang selaku Perwira Pengendali (Padal), dengan melibatkan 11 personel Polsek Metro Tanah Abang yang terdiri dari personel fungsi Reskrim, Opsnal, Patko, dan Lalu Lintas.

Sebelum pelaksanaan razia, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang diawali dengan penyampaian arahan dari Padal. Dalam arahannya ditekankan bahwa kegiatan razia stasioner merupakan upaya preventif untuk meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat sekaligus menekan potensi terjadinya tindak kriminalitas jalanan seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta penyalahgunaan narkotika.

Padal juga mengingatkan seluruh personel agar senantiasa mengedepankan sikap profesional, humanis, dan mengutamakan keselamatan dalam bertugas. Petugas diminta tidak melakukan tindakan pengejaran terhadap pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi guna menghindari risiko kecelakaan lalu lintas. Selain itu, pelaksanaan razia dilakukan tanpa tindakan penilangan, dengan fokus utama pada pemeriksaan dan pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Usai apel, personel bergerak menuju titik razia yang telah ditentukan, yakni di samping Masjid An-Nur, Jalan KS Tubun, Jakarta Pusat. Lokasi tersebut dipilih sebagai salah satu titik strategis yang kerap dilalui kendaraan pada waktu dini hari sehingga dinilai efektif dalam mendukung kegiatan kepolisian preventif.

Di lokasi, petugas melaksanakan pemeriksaan secara selektif terhadap pengendara sepeda motor, khususnya yang tidak menggunakan helm, tidak memasang pelat nomor kendaraan, maupun berboncengan lebih dari dua orang. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh meliputi kelengkapan surat-surat kendaraan, pemeriksaan barang bawaan guna mengantisipasi kepemilikan senjata tajam, narkotika, obat-obatan terlarang, maupun benda berbahaya lainnya yang berpotensi digunakan untuk melakukan tindak kejahatan.

Seluruh rangkaian pemeriksaan dilaksanakan dengan pendekatan humanis. Petugas memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai tujuan razia sebagai upaya menjaga keamanan bersama. Bagi pengendara yang telah diperiksa dan tidak ditemukan adanya pelanggaran maupun indikasi tindak pidana, petugas memberikan imbauan kamtibmas serta mempersilakan mereka melanjutkan perjalanan dengan tetap mematuhi peraturan lalu lintas dan menjaga keselamatan di jalan.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Metro Jakarta Pusat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat melalui kehadiran personel kepolisian di lapangan, khususnya pada jam-jam rawan. Kehadiran polisi diharapkan mampu mencegah munculnya niat dan kesempatan pelaku kejahatan untuk melakukan aksi kriminal.

Kapolres mengatakan kembali melalui kegiatan razia stasioner yang dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan, Polres Metro Jakarta Pusat terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Jakarta Pusat.

Senada dengan Kapolsek Metro Tanah Abang, Akbp Dhimas Prasetyo, Polsek Metro Tanah Abang akan terus meningkatkan kegiatan preventif sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat guna menciptakan rasa aman serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

M.NUR

Tuliskan Komentar