Polisi Turun ke Permukiman, Ajak Orang Tua Selamatkan Anak dari Tawuran dan Bahaya Narkoba

Harmoninews.com (Jakarta) – Upaya menjaga keamanan lingkungan dan menyelamatkan generasi muda dari berbagai pengaruh negatif terus dilakukan jajaran Polsek Kramat Jati melalui kegiatan sambang dialogis di wilayah permukiman warga.

‎ Senin, 11 Mei 2026, personel Unit Samapta Polsek Kramat Jati menyambangi masyarakat di wilayah Kelurahan Kampung Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, guna memperkuat sinergi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

‎Kegiatan tersebut dipimpin oleh IPDA A. Karo Karo bersama AIPDA Yohana dengan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas terkait antisipasi tindak kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, hingga potensi tawuran warga yang meresahkan masyarakat.

‎Dalam dialog bersama warga, petugas juga menyosialisasikan Program Kapolres Metro Jakarta Timur “Gerakan Ibu Memanggil”, sebuah gerakan sosial yang mengajak para orang tua lebih peduli dan aktif mengawasi aktivitas anak-anaknya, terutama pada malam hari.

‎ Program tersebut dinilai penting sebagai langkah pencegahan terhadap kenakalan remaja yang kerap berujung pada tawuran, penyalahgunaan narkoba, perjudian online, hingga pergaulan bebas.

‎Petugas mengimbau para orang tua agar memastikan anak-anak yang masih berstatus pelajar sudah berada di rumah paling lambat pukul 22.00 WIB. Orang tua juga diminta memantau keberadaan anak saat berada di luar rumah dan segera melakukan koordinasi dengan Ketua RT/RW, Bhabinkamtibmas maupun pihak kepolisian apabila anak sulit dihubungi atau tidak diketahui keberadaannya.

‎Kapolsek Kramat Jati, AKP P. H. Siahaan, menegaskan bahwa keterlibatan keluarga menjadi kunci utama dalam mencegah kenakalan remaja dan menjaga keamanan lingkungan.

‎“Peran orang tua sangat menentukan masa depan anak. Melalui Gerakan Ibu Memanggil, kami ingin membangun kepedulian bersama agar anak-anak tidak terjerumus dalam tawuran, narkoba, maupun pergaulan yang merusak masa depan mereka. Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan keluarga dan masyarakat,” ujar AKP P. H. Siahaan.

‎Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sambang dialogis akan terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus memperkuat hubungan emosional antara polisi dan warga.

‎Polsek Kramat Jati mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, mengaktifkan kembali pengawasan lingkungan, serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas. Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, diharapkan wilayah Jakarta Timur tetap aman, nyaman, dan terbebas dari aksi kriminalitas maupun kenakalan remaja.

M.NUR

Tuliskan Komentar