Polisi Membina, Pemuda Berdaya: Saka Bhayangkara Disiapkan Jadi Pelopor Keamanan Lingkungan Jakarta Timur

Harmoninews.com (Jakarta) – Kepolisian tidak hanya hadir saat terjadi pelanggaran hukum, tetapi juga mengambil peran penting dalam membina dan menyiapkan generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, peduli, dan bertanggung jawab terhadap keamanan lingkungan.

Komitmen tersebut terlihat dalam kegiatan Latihan Dasar Saka Bhayangkara yang digelar di Taman Lalu Lintas Jalan Raya Buperta Jambore, Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (07/02) siang.

Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dedi Nurhadi, S.Kom memimpin langsung apel pembukaan kegiatan yang diikuti puluhan peserta dari wilayah Cipayung, Ciracas, dan Pasar Rebo. Kehadiran unsur kepolisian, pamong Saka Bhayangkara, aparatur kecamatan, hingga unit Turangga dan K9 Baharkam Polri menjadi simbol kuatnya sinergi dalam membangun kesadaran kamtibmas sejak usia dini.

Menurut AKBP Dedi Nurhadi, Saka Bhayangkara merupakan wadah strategis pembinaan generasi muda yang memiliki minat terhadap bidang keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya dilatih kedisiplinan dan kepemimpinan, tetapi juga dibekali pemahaman tentang tertib berlalu lintas, pencegahan penyalahgunaan narkoba, penanggulangan bencana, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Pelatihan dasar ini adalah pondasi pembentukan karakter Bhayangkara muda yang tangguh, berintegritas, dan bertanggung jawab. Kami ingin adik-adik tumbuh dengan nilai Tri Satya dan Dasa Dharma yang kuat, sehingga kelak mampu menjadi teladan di sekolah, keluarga, dan masyarakat,” ujar AKBP Dedi Nurhadi.

Ia menegaskan bahwa tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks, mulai dari kenakalan remaja, tawuran, penyalahgunaan narkoba, hingga pengaruh negatif media sosial.

Oleh karena itu, keberadaan Saka Bhayangkara diharapkan mampu menjadi benteng moral sekaligus pelopor keselamatan dan ketertiban di tengah masyarakat.

Kasat Binmas juga menyampaikan apresiasi kepada para pamong dan pembina yang terus konsisten mendampingi generasi muda. Sinergi antara kepolisian, kwartir, sekolah, dan orang tua dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan generasi yang berkarakter kuat dan berwawasan kebangsaan.

Melalui kegiatan ini, Polres Metro Jakarta Timur berharap lahir kader-kader Saka Bhayangkara yang siap membantu tugas-tugas kemanusiaan, menjadi mitra Polri dalam upaya preemtif dan preventif, serta mampu menjadi agen perubahan positif di wilayahnya masing-masing.

Sebagai penutup, AKBP Dedi Nurhadi menghimbau seluruh masyarakat untuk terus menjaga situasi kamtibmas dengan memperkuat kepedulian sosial, mengawasi pergaulan anak-anak dan remaja, menjauhi narkoba serta kekerasan, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.

Ia menekankan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

M.NUR

Tuliskan Komentar