Polisi Hadir Menjaga Kerukunan: Kapolsek Makasar Pimpin Pengamanan Temu Nasional Jaringan Gusdurian 2025

Harmoninews.com (Jakarta) – Kepolisian kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ruang publik tetap aman dan kondusif. Jumat pagi, ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul dalam kegiatan Temu Nasional Jaringan Gusdurian Tahun 2025 yang digelar di Gedung Serba Guna 2, Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur.

Untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, Kapolsek Makasar Kompol Sumardi memimpin langsung pengamanan dan monitoring kegiatan ini, bersama puluhan personel dari Polres Metro Jakarta Timur dan Polsek Makasar.

Apel pengamanan dipimpin oleh Kanit Intelkam Polsek Makasar, Ipda Abdul Gani, dengan melibatkan 19 personel gabungan.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 2.000 peserta ini menjadi atensi khusus jajaran kepolisian, mengingat besarnya skala acara dan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dalam momen yang mengedepankan nilai-nilai toleransi, kebhinekaan, dan kebangsaan.

Kapolsek Makasar Kompol Sumardi menyampaikan bahwa kehadiran aparat kepolisian di lokasi kegiatan bukan sekadar pengamanan fisik, tetapi bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat dan penghormatan terhadap nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh Jaringan Gusdurian.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh peserta merasa aman dan nyaman, serta mendukung nilai-nilai perdamaian, toleransi, dan keberagaman yang menjadi semangat kegiatan ini. Polisi bukan hanya menjaga, tapi juga menyatu dengan masyarakat dalam semangat persatuan,” tegasnya.

Dalam arahannya, pihak kepolisian menekankan kepada seluruh personel agar selalu mengedepankan pendekatan humanis, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan, dan tidak membawa senjata api selama pengamanan. Semua personel juga diarahkan untuk senantiasa menjaga keselamatan pribadi serta melaporkan situasi secara cepat dan tepat.

Kapolsek juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana yang damai dan menghargai perbedaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Kami mengimbau agar seluruh warga, khususnya generasi muda, menjauhi ujaran kebencian, hoaks, dan provokasi di media sosial. Mari bijak dalam menggunakan teknologi. Kamtibmas bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab kita bersama sebagai warga bangsa,” ujarnya.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran polisi yang sigap namun bersahabat memberikan rasa tenang kepada para peserta, sekaligus memperkuat citra positif kepolisian di tengah masyarakat.

M.NUR

Tuliskan Komentar