Harmoninews.com (Jakarta Pusat) – Unit Patroli Kota (Patko) 1051 Polsek Metro Tanah Abang melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas sore hari sekaligus strong point atau police hazard di kawasan Jalan KH. Mas Mansyur, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, pada Jumat (29/05/2026) sore hari.
Dalam pelaksanaannya, personel Patko 1051 melakukan pengaturan arus lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan kendaraan. Kondisi lalu lintas di sekitar Jalan KH. Mas Mansyur terpantau cukup padat seiring meningkatnya aktivitas masyarakat pada sore hari. Dengan sigap, petugas mengarahkan arus kendaraan agar tetap berjalan tertib dan mengurangi potensi kemacetan yang dapat mengganggu mobilitas warga.
Selain melakukan pengaturan lalu lintas, kegiatan ini juga difokuskan pada pelaksanaan strong point atau police hazard sebagai langkah preventif terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Petugas melakukan pemantauan situasi sekitar guna mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan jalanan, seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau yang dikenal dengan istilah 3C.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan bahwa Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin kepolisian dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas di wilayah Jakarta Pusat.
Kehadiran personel di lapangan juga bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, serta pejalan kaki yang melintas di kawasan tersebut, ujar Reynold.
Senada dengan Kapolsek Metro Tanah Abang Akbp Dhimas Prasetyo mengatakan bahwa Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polsek Metro Tanah Abang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam bidang keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Jakarta Pusat, khususnya di kawasan Tanah Abang, tetap terjaga kondusif serta aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan yang berarti.
Kehadiran polisi di titik-titik strategis tersebut diharapkan mampu memberikan efek pencegahan (deterrent effect) terhadap pelaku kejahatan, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan. Masyarakat yang melintas pun terlihat merespons positif kegiatan tersebut, karena merasa lebih aman dan terbantu dengan adanya pengaturan lalu lintas di jam sibuk.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
M.NUR
