Harmoninews.com (Jakarta) – Kepolisian terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan masyarakat di jalan raya melalui pelaksanaan Ops Keselamatan Jaya 2026.
Satlantas Metropolitan Jakarta Timur melaksanakan kegiatan ini di kawasan TL Halim Baru Cawang pada Selasa (03/02) pagi sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan dan upaya menekan potensi kecelakaan lalu lintas.
Kegiatan tersebut melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, serta unsur terkait lainnya. Kehadiran aparat di lapangan tidak hanya berfokus pada pengawasan, tetapi lebih mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis agar pesan keselamatan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.
Petugas memberikan imbauan langsung kepada pengendara roda dua dan roda empat terkait pentingnya etika berlalu lintas, kepatuhan terhadap rambu, serta kelengkapan kendaraan.
Brosur keselamatan dibagikan dan spanduk imbauan dipasang sebagai pengingat bahwa keselamatan di jalan raya adalah kebutuhan bersama.
Melalui woro-woro, pengguna jalan diajak untuk lebih disiplin dan saling menghormati demi terciptanya lalu lintas yang aman dan tertib.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga memberikan teguran secara humanis kepada pengendara sepeda motor yang tidak memasang Tanda Nomor Kendaraan Bermotor.
Teguran dilakukan dengan pendekatan persuasif agar masyarakat memahami pentingnya identitas kendaraan sebagai bagian dari tertib berlalu lintas.
Kasat Lantas Metropolitan Jakarta Timur, Kompol Harnas Prihandito, menyampaikan bahwa Ops Keselamatan Jaya 2026 bertujuan membangun kesadaran masyarakat bahwa keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama.
“Kami mengedepankan edukasi dan pendekatan humanis agar masyarakat benar-benar memahami bahwa kepatuhan berlalu lintas bukan untuk menghindari sanksi, tetapi untuk menjaga keselamatan jiwa. Jalan raya harus menjadi ruang yang aman bagi semua,” ujar Kompol Harnas.
Kasat Lantas juga mengimbau masyarakat untuk selalu melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan, mematuhi rambu dan marka jalan, serta menghindari pelanggaran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, tertib, dan kondusif.
Melalui Ops Keselamatan Jaya 2026, Polri berharap dapat menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan, sehingga keselamatan dan rasa aman di jalan raya semakin dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
M.NUR
