Harmoninews.com (JAKARTA) – Sepeda motor Yamaha Mio Sporty milik warga Kampung Tipar, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, dicuri pada Minggu (11/10/2026) dini hari. Aksi pencurian tersebut terekam kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian, Rabu (14/10/2026).
Motor milik Madin itu diketahui baru dibeli sehari sebelum kejadian. Kendaraan tersebut rencananya digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk bekerja dan mengantar anaknya ke sekolah.
Berdasarkan rekaman CCTV, seorang pria yang mengenakan topi dan sweater terlihat mondar-mandir di sekitar motor yang terparkir di gang sempit permukiman warga.
Setelah beberapa kali melintas dan memastikan kondisi sekitar, pria tersebut kemudian mendorong sepeda motor yang terparkir di depan rumah korban hingga meninggalkan lokasi.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.22 WIB, saat sebagian besar warga masih beristirahat.
Madin mengatakan, sepeda motor tersebut tidak dapat dikunci setang karena bagian kuncinya mengalami kerusakan. Kondisi itu membuat motor hanya diparkir di depan rumah.
“Subuh pukul 04.22 kejadiannya. Motor ditaruh di depan rumah karena kuncinya rusak, jadi tidak bisa dikunci setang,” kata Madin.
Ia menuturkan, sebelum membawa kabur motor tersebut, pria yang diduga sebagai pelaku terlihat beberapa kali mondar-mandir di sekitar kendaraan.
“Dari CCTV, dia mondar-mandir dari sana ke sini. Sambil jalan, dia melihat motor itu, mungkin tertarik, lalu mencurinya,” ujar Madin.
Motor yang hilang merupakan Yamaha Mio Sporty tahun 2010. Madin mengaku sangat terpukul karena kendaraan tersebut baru dibelinya pada Sabtu sore, sekitar pukul 17.00 WIB, atau hanya beberapa jam sebelum pencurian terjadi.
“Baru banget dibeli. Saya beli sore sekitar pukul 17.00, subuhnya sudah hilang,” tuturnya.
Menurut Madin, motor itu dibeli untuk membantu kebutuhan keluarganya, terutama untuk mengantar anaknya ke sekolah. Kehilangan kendaraan tersebut membuatnya merasa sedih dan kecewa.
“Motor baru banget dibeli buat anak saya sekolah. Dicuri, saya nyesek banget,” katanya.
Hingga keterangan tersebut disampaikan, Madin mengaku belum melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
Ia berharap pelaku dapat segera ditangkap dan sepeda motornya ditemukan kembali.
“Harapannya, maling itu jera dan ditangkap. Motor saya bisa kembali,” ucap Madin.
(M.NUR/P-TENK)
