Menghapus Rindu di Bulan Suci, Lapas Cilegon Gelar Buka Bersama Warga Binaan dan Keluarga

Harmoninews.com (CILEGON) – Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Lapas Kelas IIA Cilegon, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, pada Hari Senin (16/3/26). Kegiatan ini mempertemukan warga binaan dengan keluarga mereka dalam momen kebersamaan yang sarat makna di bulan suci Ramadhan.

Sejak sore hari, para keluarga tampak berdatangan dengan wajah penuh harap dan rindu. Bagi sebagian warga binaan, momen ini menjadi kesempatan langka untuk kembali merasakan hangatnya kebersamaan dengan orang-orang tercinta meskipun masih berada di balik jeruji.

Ketika adzan Maghrib berkumandang, suasana berubah menjadi sangat menyentuh. Beberapa warga binaan terlihat menahan haru saat duduk berdampingan dengan keluarga, berbuka puasa bersama, berbagi cerita, dan melepas rindu yang selama ini tertahan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbuka puasa, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat ikatan emosional antara warga binaan dan keluarga, sekaligus memberikan semangat baru bagi mereka untuk menjalani masa pembinaan dengan lebih baik.

Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan yang menekankan pentingnya dukungan keluarga bagi proses perubahan warga binaan.

Dalam sambutannya, ia mengatakan:

“Bulan Ramadhan adalah momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Kami ingin menghadirkan kebahagiaan sederhana bagi warga binaan dengan mempertemukan mereka dengan keluarga tercinta. Dukungan keluarga adalah kekuatan besar bagi mereka untuk bangkit dan menjadi pribadi yang lebih baik.”

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan semangat dan harapan baru bagi warga binaan untuk menjalani masa pembinaan dengan penuh kesadaran dan optimisme.

“Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, warga binaan merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Ada keluarga yang selalu menunggu, mendukung, dan berharap mereka kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujar Raja Muhammad Ismael Novadiansyah.

Kegiatan buka puasa bersama ini pun ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan Ramadhan serta harapan agar seluruh warga binaan dapat menjalani proses pembinaan dengan baik hingga kelak kembali ke tengah masyarakat.

Suasana penuh kehangatan itu menjadi bukti bahwa di balik tembok tinggi lembaga pemasyarakatan, masih ada harapan, cinta keluarga, dan kebahagiaan sederhana yang mampu menyentuh hati siapa saja.

M.NUR

Tuliskan Komentar