Harmoninews.com (TNI AL, Banjarmasin) – KRI Bung Hatta-370 yang tergabung dalam Satuan Tugas Pencarian dan Penyelamatan (Satgas SAR) Gabungan terus mengerahkan kemampuan terbaiknya demi mengevakuasi korban kecelakaan KM Virgo Transport 8. Hingga hari ketiga operasi kemanusiaan ini berjalan, Tim SAR Gabungan tercatat telah berhasil mengevakuasi 46 korban.
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Komandan KRI Bung Hatta-370 Letkol Laut (P) Ramli Arif, S.T., M.Sc., M.Tr.Opsla., dalam konferensi pers bersama jajaran Perwira KRI Bung Hatta-370 diatas Geladak Heli yang sedang sandar di Dermaga 100 Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (30/9/2026).
Letkol Ramli Arif menjelaskan bahwa keterlibatan KRI Bung Hatta-370 merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Panglima TNI. Dalam pelaksanaannya, seluruh operasional kegiatan berada dibawah kendali penuh Komandan Gugus Keamanan Laut Koarmada II Laksamana Pertama (Laksma) TNI Edy Setyawan, S.E.
“Seluruh organisasi Satgas berjalan dengan tertib dan terkoordinasi dengan baik. Setiap personel di lapangan mendapatkan informasi secara lengkap dan jelas, sehingga pergerakan tim diarea pencarian dapat berjalan satu tujuan, yaitu menyelesaikan misi penyelamatan ini sebaik-baiknya,” ujar Letkol Ramli.
Terkait pola operasi, Letkol Laut (P) Ramli Arif, S.T., M.Sc., memaparkan bahwa kegiatan pencarian dibagi kedalam jadwal yang terstruktur. Pada siang hari, KRI Bung Hatta-370 memberikan dukungan penuh (full support) kepada Tim Penyelam untuk menyisir dan mencari jenazah korban yang diperkirakan masih terjebak didalam bangkai kapal KM. Virgo Transport 8. Sementara pada malam hari, difokuskan untuk recovery baik personel dan material untuk pelaksanaan SAR.
Mengenai kendala di lapangan, Perwira Menengah TNI AL tersebut mengakui bahwa kondisi cuaca dalam beberapa hari terakhir kurang bersahabat. Kendati demikian, tantangan alam ini tidak menyurutkan moralitas tim di lapangan.
“Kami sangat yakin dengan pengalaman, profesionalisme, dan kemampuan Tim Penyelam yang ada. Proses pencarian sisa korban di dalam KM. Virgo Transport 8 dipastikan tetap berjalan secara aman, terukur, dan optimal,” tegasnya.
Guna mempercepat proses evakuasi, KRI Bung Hatta-370 menyiagakan sejumlah alutsista pendukung yang krusial. Selain memberikan dukungan logistik dan taktis kepada tim penyelam, kapal perang ini bertugas mengamankan wilayah perairan sekitar. Satgas juga menyiagakan helikopter dan perahu karet (rubber boat) yang siap bergerak cepat kapan pun korban ditemukan dan membutuhkan evakuasi medis darurat.
Konferensi pers yang berlangsung singkat ini ditutup dengan penegasan kesiapan operasional satuan. KRI Bung Hatta-370 beserta seluruh personel berkomitmen untuk tetap berada di lokasi pencarian demi keberhasilan penuh misi kemanusiaan ini, hingga adanya instruksi lebih lanjut dari pimpinan.
(M.NUR)
