Kebakaran Pabrik Fiber dan Bingkai di Pondok Kelapa, Petugas Kerahkan 25 Mobil Pemadam

Harmoninews.com (JAKARTA) — Proses pemadaman kebakaran yang melanda pabrik fiber dan bingkai di Jalan Lampiri, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, masih berlangsung hingga Rabu (13/8/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur dibantu petugas dari wilayah Bekasi, Jawa Barat, dikerahkan untuk melokalisasi dan memadamkan api.

Sedikitnya 25 unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Sebanyak 20 unit berasal dari Jakarta Timur, sedangkan lima unit lainnya merupakan bantuan dari wilayah Bekasi karena lokasi kebakaran berada di kawasan perbatasan.

Perwira Piket Gulkarmat Sudin Jakarta Timur, Sunaryo, mengatakan proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya banyaknya material yang mudah terbakar di lokasi.

“Lokasi yang terbakar ini kandungan materialnya bahan mudah terbakar,” kata Sunaryo.

Selain itu, sumber air yang berada cukup jauh dari lokasi serta luas area yang terbakar turut memperlambat proses pemadaman. Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ribuan meter persegi.

Sunaryo menjelaskan, kebakaran tidak hanya melanda pabrik bingkai. Sejumlah bangunan dan fasilitas lain di sekitar lokasi juga ikut terdampak.

Di antaranya terdapat tempat penyewaan tenda, area pemotongan atau peternakan ayam, serta beberapa kendaraan roda empat.

Menurut Sunaryo, material di pabrik bingkai terdiri dari sejumlah bahan yang mudah terbakar. Petugas juga masih mencium aroma thinner dari lokasi kebakaran.

“Di pabrik bingkai itu kandungan materialnya ada bahan mudah terbakar, ada thinner dan unsur lain. Kemasan kaleng dan drum juga ada. Sampai sekarang aroma thinner masih tercium,” ujarnya.

Tempat penyewaan tenda yang berada di lokasi juga menyimpan material berbahan plastik dan kain yang mudah terbakar. Material tersebut ikut terbakar akibat paparan panas dari kobaran api.

Sunaryo mengatakan, pihaknya pertama kali menerima laporan kebakaran dari warga sekitar pukul 00.25 WIB.

Petugas kemudian langsung mengerahkan unit pemadam dari pos terdekat di wilayah Duren Sawit. Lima unit kendaraan pemadam diberangkatkan pada tahap awal.

“Jadi, kami mendapatkan laporan kebakaran dari warga pukul 00.25 WIB. Langsung kami luncurkan tahap pertama dari pos terdekat Duren Sawit. Pemberangkatan pukul 00.28 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 00.30 WIB,” kata Sunaryo.

Setelah melihat kondisi di lapangan, petugas menambah kekuatan dengan mengerahkan unit pemadam dari tahap kedua dan ketiga hingga total mencapai 25 unit.

Sunaryo mengatakan titik awal munculnya api belum dapat dipastikan. Petugas masih melakukan penanganan dan belum dapat menyimpulkan penyebab kebakaran.

Ia menyebut informasi mengenai titik awal api yang beredar di masyarakat masih simpang siur.

“Untuk titik awal api belum bisa kami sampaikan karena ada informasi yang simpang siur di masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, Sunaryo memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Hingga Rabu pagi, petugas masih melakukan proses pendinginan dan memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

M.NUR

Tuliskan Komentar