Kapolsek Koja Gelar Minggu Kasih di Gereja KIBAID Lagoa, Ajak Jemaat Bersama Jaga Kamtibmas

Harmoninews.com (JAKARTA) – Dalam upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kapolsek Koja Kompol Dr. H. Andry Suharto, S.H., M.H., melaksanakan kegiatan Minggu Kasih di Gereja KIBAID, Jalan Dukuh No. 1 ABC, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Minggu (1/11/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB tersebut dihadiri Kapolsek Koja Kompol Dr. H. Andry Suharto, S.H., M.H., Kanit Binmas Polsek Koja IPTU M. Erfan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Lagoa AIPTU Iwan, Pendeta Paulus Taruk Linggi, majelis gereja, serta jemaat Gereja KIBAID.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Koja menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengajak seluruh jemaat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor), salah satunya dengan menggunakan kunci pengaman tambahan atau kunci ganda saat memarkir kendaraan.

“Keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kapolsek Koja Kompol Dr.H.Andry Suharto.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui atau menemukan indikasi gangguan keamanan.

“Apabila masyarakat menemukan atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, segera hubungi Polsek Koja atau layanan kepolisian Call Center 110. Kami siap menerima laporan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, Polsek Koja berharap komunikasi dan sinergi antara kepolisian, pengurus gereja, serta masyarakat dapat terus terjalin dengan baik. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi dan memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun keyakinan.

M.NUR

Tuliskan Komentar