Bupati Puncak Janjikan Hadiah dan Jaminan Keamanan bagi Perampas Senjata

Harmoninews.com, Ilaga – Bupati Puncak, Provinsi Papua Tengah, Bapak Elvis Tabuni, secara terbuka menyampaikan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan keamanan di wilayah Puncak melalui pendekatan kemanusiaan. Hal tersebut disampaikan langsung pada masyarakat pada Senin (26/1/2026) di Lapangan Terbuka Distrik Bioga. Turut hadir Bersama Bupati adalah Ketua DPRK Puncak, Dandim Puncak, serta Kapolres Puncak dan para tokoh masyarakat.

Dalam pernyataannya, Bupati Elvis Tabuni menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Puncak akan memberikan hadiah kepada para perampas senjata yang secara sukarela mengembalikan senjata api laras panjang yang dikuasai secara tidak sah oleh sejumlah anak-anak dan diduga akan diberikan kepada OPM.

Selain pemberian hadiah, Bupati Puncak juga memberikan jaminan keamanan penuh kepada pihak yang menyerahkan senjata tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak akan ada tindakan represif dari TNI/Polri terhadap masyarakat yang beritikad baik dan memilih jalur damai dengan mengembalikan senjata.

“Kalau masyarakat merasa takut menyerahkan langsung kepada aparat keamanan, maka senjata tersebut bisa diantar langsung kepada saya. Pemerintah hadir untuk melindungi rakyatnya,” tegas Bupati Elvis di hadapan warganya.

Juru Bicara Bupati Puncak, Alus UK Murib, mengatakan hilangnya senjata kini menjadi fokus perhatian Bupati Puncak, Bapak Elvis Tabuni dan ia akan menyelesaikan persoalan ini dengan pendekatan kemanusiaan.

“Saya tegaskan bahwa pendekatan Pak Bupati dalam menyelesaikan persoalan keamanan di Kabupaten Puncak lebih mengedepankan pendekatan kemanusiaan,” ujar Alus UK Murib.

Ia melanjutkan bahwa Bupati Puncak tidak ingin persoalan ini diselesaikan dengan kekerasan. Yang dikedepankan adalah dialog, kepercayaan, dan perlindungan terhadap masyarakat sipil. Inilah pendekatan kemanusiaan yang menjadi prinsip kepemimpinan beliau.

Menurut Alus, pemerintah daerah memahami kondisi psikologis dan sosial masyarakat di wilayah konflik, sehingga diperlukan langkah-langkah persuasif yang membangun rasa aman dan kepercayaan antara negara dan rakyat.

“Pemerintah daerah berharap dengan pendekatan semacam ini dapat mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan daerah, sekaligus menjadi langkah awal menuju situasi Puncak yang lebih damai, aman, dan kondusif,” tegasnya.

Juru bicara Bupati Puncak ini juga menghimbau dengan tegas kepada para intelektual dan tokoh di Kabupaten Puncak untuk tidak menyebarkan informasi hoaks dan tidak bertanggungjawab. “Konsekuensinya kalau masih ada saja penyeberan berita hoaks itu bisa kena pidana,” pungkasnya.

Tuliskan Komentar