Harmoninews.com (Jakarta) — Aparat kepolisian dari Polsek Senen melakukan pengamanan rencana aksi unjuk rasa di depan Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026) siang.
Pengamanan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Wakapolsek Senen AKP Basuki Rahmad sekitar pukul 12.20 WIB. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pendekatan humanis serta kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan selama aksi berlangsung.
Petugas diminta mengantisipasi kemungkinan massa membawa benda berbahaya seperti petasan atau melakukan aksi pembakaran ban. Selain itu, anggota juga diingatkan untuk tidak membawa senjata api selama pengamanan unjuk rasa serta mengedepankan profesionalisme di lapangan.
Sekitar pukul 12.38 WIB, massa aksi yang mengatasnamakan Aktivis Sumsel-Jakarta tiba di lokasi dengan jumlah sekitar 11 orang, dipimpin oleh Beliyansah. Mereka berencana menyampaikan tuntutan terkait dugaan korupsi yang melibatkan Wali Kota Pagar Alam.
Namun, rencana aksi di depan Graha Tirtadi yang berjarak sekitar 50 meter dari kantor DPP PKB tidak terlaksana. Massa aksi sempat mendapat penolakan dari kelompok Panji Bangsa yang berada di lokasi dan mengaku sebagai pendukung PKB.
Ketua kelompok tersebut, Luky, meminta massa aksi untuk tidak melanjutkan kegiatan di area tersebut guna menghindari potensi bentrokan.
Setelah dilakukan koordinasi dan imbauan oleh pihak kepolisian, massa aksi akhirnya membatalkan kegiatan sekitar pukul 12.55 WIB. Selanjutnya, rombongan meninggalkan lokasi menuju kawasan Tugu Proklamasi, Menteng.
Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro yang bertindak sebagai kepala pengamanan objek menyatakan situasi selama kegiatan berlangsung dalam kondisi aman dan terkendali.
Polisi juga telah memberikan imbauan kepada kelompok massa pro agar tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum dan menyerahkan sepenuhnya pengamanan kepada aparat.
Sebanyak 11 personel gabungan diterjunkan dalam pengamanan ini, terdiri dari anggota Polsek Senen dan satu personel lalu lintas Polres Metro Jakarta Pusat.
M.NUR
