Harmoninews.com (JAKARTA) – Bank Sampah Cucakrowo RW 02 Cipinang Besar Selatan (CBS), Kecamatan Jatinegara, kembali menggelar aksi sosial lingkungan melalui “Program Minyak Jelantah” (Mijel). Memasuki tahun ke 6 pelaksanaannya, gerakan ini konsisten mengajak warga mengonversi limbah minyak goreng bekas menjadi dana santunan bagi anak yatim piatu dan dhuafa di lingkungan sekitar.
Acara tahun ini berlangsung semarak di Kantor RW 02 CBS dengan dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat, pengurus Rw 02 ,LMK (Lembaga Musyawarah Kelurahan), kader PKK, Jumantik, dasawisma Khususnya Kader Bank sampah cucakrowo Rw 02 serta warga setempat yang kompak membuka dompet donasi terbuka di luar pengumpulan minyak jelantah.
Lurah Cipinang Besar Selatan Dicky Wijaya Sumantri dan Kasie ekbang Popie chinthia anggraini tidak dapat mengikuti acara sampai selesai karena ada agenda di waktu bersamaan. Kendati demikian, jalannya acara tetap berlangsung khidmat dan dihadiri oleh pengurus TP PKK Kelurahan Pokja 1.
Dalam sambutannya, Ketua Bank Sampah cucakrowo sekaligus ketua Kelompok Rw 02, Ibu Umi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung konsistensi program ini.
“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bpk Lurah dan kasie ekbang ,Penceramah kita Bapak KH Drs.Hasyim Firdaus
Ustadzah Nur Azizah selaku perwakilan Pokja 1 TP PKK, serta seluruh para kader yang sudah bekerja keras mensukseskan acara tahunan ini.
Perlu kami sampaikan bahwa agenda kemanusiaan ini merupakan wujud komitmen dan istiqomah kami dalam menjaga kepedulian sosial. Dalam satu tahun, kami rutin menyelenggarakan dua agenda santunan utama,
Santunan di Bulan Ramadan (Menjelang Idul Fitri): Agenda akbar yang ditujukan untuk anak-anak yatim, piatu, serta kaum dhuafa,
Dan Santunan 10 Muharram: Agenda khusus yang didedikasikan penuh untuk memuliakan anak-anak yatim dan piatu dalam momentum Hari Asyura atau Lebaran Yatim
Ustadzah Nur Azizah yang hadir mewakili Pokja 1 TP PKK Kelurahan Cipinang Besar Selatan turut memberikan arahan penting.
Beliau mengimbau para kader untuk aktif mengedukasi ibu-ibu rumah tangga mengenai bahaya membuang jelantah sembarangan demi kelestarian lingkungan. Pokja 1 juga menekankan agar gerakan ini terus digelorakan dari rumah ke rumah sebagai bentuk sedekah berkelanjutan, serta berharap RW 02 CBS dapat menjadi contoh nyata bagi wilayah lain.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah menyentuh hati yang disampaikan oleh ulama setempat, KH Drs.Hasyim Firdaus Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan seluruh jemaah yang hadir tentang pentingnya menjaga hak-hak anak yatim dan bahaya berbuat zalim kepada mereka.
“Jangan pernah sekali-kali kita berbuat zalim kepada anak yatim, baik dengan menelantarkan mereka maupun memakan haknya, karena dampaknya sangat berat di hadapan Allah SWT. Sebaliknya, muliakanlah mereka. Yakinlah bahwa infak dan sedekah yang kita berikan untuk anak yatim piatu serta dhuafa tidak akan pernah membuat kita miskin atau kekurangan harta. Allah SWT justru akan melipatgandakan rezeki, membersihkan harta kita, dan mendatangkan keberkahan yang berlimpah dalam hidup,” tegas KH Hasyim dalam tausiahnya.
Melalui jargon “Setetes Minyak Jelantah, Sejuta Manfaat dan Pahala”, pengelola Bank Sampah Cucakrowo mengajak seluruh warga untuk terus konsisten berpartisipasi. Caranya sangat mudah, yaitu dengan mengumpulkan minyak jelantah rumahan, menukarkannya ke Bank Sampah, dan menyalurkannya sebagai bentuk sedekah yang membawa keberkahan hidup dunia dan akhirat.
M.NUR







Comment