Nasional

Toenjes Swansen Maniagasi: Figur Muda Cerdas dalam Persaingan Politik Papua

6
×

Toenjes Swansen Maniagasi: Figur Muda Cerdas dalam Persaingan Politik Papua

Sebarkan artikel ini

Harmoninews.com, Jakarta – Langkah awal dalam perhelatan Pilkada Serentak tahun 2024 telah dimulai dengan penuh semangat. Hari ini, di Sekretariat DPD Partai Demokrat Provinsi Papua, tiga tokoh potensial: Dr. Yunus Wonda, SH, MH, Boy Markus Dawir, SP, dan Toenjes Swansen Maniagasi, SH, memulai proses pendaftaran sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua.

Dalam keriuhan proses pendaftaran tersebut, kehadiran Toenjes Swansen Maniagasi (TSM), seorang aktivis dan advokat muda cerdas menandai persaingan politik Papua.

Saat dihubungi oleh suaramambruknews.com, Sabtu (27/4) Maniagasi menegaskan tekadnya untuk membawa perubahan positif bagi Papua.

“Partai Demokrat Papua membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa pun yang memiliki visi dan dedikasi untuk melayani Papua,” ujar Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Papua, Apedius I Mote.

Dalam konteks ini, peran aktif Partai Demokrat dalam mendukung kader-kadernya, seperti Yunus Wonda dan Boy Markus Dawir, mencerminkan komitmen partai untuk memunculkan pemimpin-pemimpin yang berkualitas.

“Dengan semangat inklusivitas, Partai Demokrat tetap memberikan peluang bagi siapa pun untuk ikut serta dalam proses demokrasi. Keterbukaan partai ini menjadi landasan kuat bagi Maniagasi dan kandidat lainnya untuk mengikuti panggilan politik”, tegas Apedius I Mote.

Dengan perolehan tiga kursi pada Pileg 2024, Partai Demokrat Papua siap berkoalisi dengan partai lain guna memastikan terwujudnya kepemimpinan yang solid dan berkelanjutan bagi Papua.

Proses pendaftaran calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua dibuka dalam dua tahap, menunjukkan komitmen partai dalam menjalankan proses demokratis yang transparan dan inklusif.

“Oleh karenanya, Maniagasi dan para kandidat lain memiliki waktu untuk menyusun rencana dan memperkuat visi mereka dalam memimpin Papua ke arah masa depan yang lebih baik”, pungkas Apedius I Mote.

Tuliskan Komentar