Tiga Pilar Perkuat Sinergi dalam Rakor Pra Musrenbang Tematik Stunting Kecamatan Tanah Abang

Harmoninews.com (Jakarta Pusat) — Dalam rangka mempersiapkan perencanaan pembangunan yang berfokus pada percepatan penurunan stunting, Kecamatan Tanah Abang menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pra Musrenbang Tematik Stunting bertempat di Kantor Kecamatan lantai 3, Tanah Abang, Jakarta Pusat. pada Kamis, (29/1/2026), pagi hari. Kegiatan ini menjadi wadah konsolidasi lintas sektor guna menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan di wilayah Tanah Abang.

Rakor tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah kota, aparat kewilayahan, serta perwakilan masyarakat. Tampak hadir Ibu Ina dari Suban Pembangunan Daerah Jakarta Pusat, Camat Tanah Abang Dwiarti Indriani Utami, Wakapolsek Metro Tanah Abang Kompol Suprasetyo, Wakil Camat Dwi Sigit, Sekcam Tanah Abang, para lurah se-Kecamatan Tanah Abang, Dewan Kota Tanah Abang Bpk Reza, Babinsa Kampung Bali mewakili Danramil, tim penggerak PKK kelurahan, kader Dasawisma dan Posyandu, serta koordinator SPPG wilayah Tanah Abang.

Acara dibuka dengan sambutan Camat Tanah Abang yang menekankan bahwa stunting merupakan persoalan multidimensi yang harus ditangani secara terpadu. Ia menyampaikan bahwa Pra Musrenbang Tematik menjadi forum penting untuk memetakan kebutuhan nyata di lapangan agar program yang disusun tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menjawab permasalahan gizi dan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu hamil dan balita.

Dalam sambutannya, Dewan Kota Tanah Abang, Bpk Reza, mengajak seluruh peserta untuk menjaga kesinambungan program. Menurutnya, keberhasilan penanganan stunting tidak hanya diukur dari perencanaan, tetapi juga dari pelaksanaan dan pengawasan yang konsisten. Oleh karena itu, peran lurah, kader, dan unsur kewilayahan sangat menentukan keberhasilan program di tingkat lingkungan.

Sesi paparan Pra Musrenbang Tematik Stunting memaparkan kondisi terkini, arah kebijakan, serta rencana intervensi yang akan diusulkan dalam Musrenbang. Fokus pembahasan mencakup peningkatan kualitas layanan Posyandu, penguatan edukasi gizi keluarga, pendampingan ibu hamil dan balita, serta optimalisasi peran PKK dan Dasawisma dalam pemantauan kesehatan warga.

Diskusi berlangsung aktif melalui sesi tanya jawab. Para peserta menyampaikan aspirasi, pengalaman di lapangan, serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program pencegahan stunting. Beberapa usulan yang mengemuka antara lain penguatan basis data sasaran, peningkatan kapasitas kader, serta sinergi antarinstansi agar kegiatan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung, mengatakan Melalui Rakor Pra Musrenbang Tematik Stunting ini, Kecamatan Tanah Abang berharap terwujud perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan generasi yang sehat, unggul, dan berkualitas di masa depan.

Senada dengan Kapolsek Metro Tanah Abang Akbp Dhimas Prasetyo, Sebagai bentuk keseriusan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama penanganan stunting. Komitmen ini menjadi simbol sinergi seluruh unsur, baik pemerintah, TNI-Polri, maupun masyarakat, dalam mendukung kebijakan dan program yang bertujuan meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak di Kecamatan Tanah Abang.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

M.NUR

Tuliskan Komentar

Komentar