Harmoninews.com (Jakarta Pusat) – Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat terus diperkuat jajaran tiga pilar di wilayah Kebon Sirih. Bhabinkamtibmas Kebon Sirih, Aiptu Ujang Rusman, melaksanakan kegiatan rapat koordinasi bersama unsur tiga pilar dan stakeholder wilayah terkait peningkatan keamanan lingkungan serta optimalisasi sistem keamanan lingkungan (siskamling), bertempat di Kantor Kelurahan Kebon Sirih, Jalan Jaksa No. 8, Menteng, Jakarta Pusat. Jumat (22/5/2026)
Kegiatan rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Kelurahan Kebon Sirih, Kasi Pemerintahan (Kasipem), Bhabinkamtibmas Kebon Sirih, personel Babinsa, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), serta unsur pengurus lingkungan lainnya yang memiliki peran dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Dalam pembahasan rapat, disampaikan bahwa saat ini hanya terdapat dua pos siskamling yang masih aktif dan memiliki awak kamling, yakni di wilayah RW 02 dan RW 10. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius mengingat pentingnya keberadaan siskamling sebagai garda terdepan pengamanan lingkungan, khususnya dalam mengantisipasi potensi tawuran warga, gangguan kamtibmas, hingga tindak kriminalitas di lingkungan permukiman.
Aiptu Ujang Rusman menegaskan bahwa sinergi seluruh unsur masyarakat sangat dibutuhkan dalam membangun sistem keamanan wilayah yang efektif. Menurutnya, keberadaan awak kamling bukan hanya sebagai simbol keamanan lingkungan, namun juga menjadi bentuk nyata kepedulian warga dalam menjaga ketertiban bersama.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali mengaktifkan siskamling di masing-masing wilayah RW. Kehadiran petugas ronda malam sangat penting guna mencegah tawuran warga, aksi kriminalitas, maupun gangguan keamanan lainnya,” ujar Aiptu Ujang Rusman dalam rapat tersebut.
Selain membahas penguatan siskamling, forum koordinasi juga menyoroti pentingnya patroli lingkungan secara berkala, peningkatan komunikasi antarwarga, serta deteksi dini terhadap potensi konflik sosial yang dapat berkembang menjadi gangguan keamanan wilayah.
Unsur Babinsa dan FKDM yang hadir juga menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi bersama pihak kepolisian dan aparatur kelurahan dalam melakukan pembinaan masyarakat serta meningkatkan kewaspadaan lingkungan melalui pendekatan persuasif dan humanis.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, dalam keterangannya menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
“Siskamling merupakan bagian penting dari sistem keamanan berbasis masyarakat. Dengan adanya keterlibatan warga, potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini. Kami mengapresiasi langkah tiga pilar Kebon Sirih yang terus membangun koordinasi dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan,” ungkap Kapolres.
Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng, Akbp Braiel Arnold Rondonuwu, mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendorong penguatan kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat guna mengantisipasi berbagai potensi kerawanan wilayah, termasuk tawuran warga yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari.
“Kami berharap seluruh RW di wilayah Kebon Sirih dapat kembali mengaktifkan siskamling dan meningkatkan patroli lingkungan. Kehadiran warga dalam menjaga keamanan wilayah sangat membantu tugas kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif,” tegas Kapolsek.
Melalui rapat koordinasi tiga pilar tersebut, diharapkan tercipta langkah konkret dalam menghidupkan kembali budaya ronda malam dan kepedulian sosial masyarakat terhadap keamanan lingkungan, sehingga wilayah Kebon Sirih tetap terjaga dari berbagai potensi gangguan kamtibmas.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
M.NUR










Comment