Berita

Sosialisasi Program Pompanisasi Untuk Perluasan Arel Tanam (PAT) Padi Lahan Tadah Hujan Dan Oplah Rawa Di Kab. Merauke 

24
×

Sosialisasi Program Pompanisasi Untuk Perluasan Arel Tanam (PAT) Padi Lahan Tadah Hujan Dan Oplah Rawa Di Kab. Merauke 

Sebarkan artikel ini
advertisements

Harmoninews.com (MERAUKE) – Mentan RI melalui Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani. S.Sos., S.H., M.Han, (Dansatgas Hanpangan TNI AD) dan Kadis Pertanian Kab. Merauke dengan gencar melaksanakan Sosialisasi pompanisasi dan Perluasan Arel Tanam (PAT) padi pada lahan tadah hujan dan Optimasi lahan rawa seluas 40.000 hektar di Kab. Merauke, bertempat di Kp. Waninggap Say, Distrik Tanah Miring, Kab. Merauke, Prov. Papua Selatan. Minggu (9/6/2024)

Mengawali sosialisasi oleh Kadis Pertanian Kab. Merauke, Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, S.H, M.Han (Dansatgas Hanpangan TNI AD) menyampaikan “Kami datang ke Merauke khusus diperintahkan oleh Bapak Mentan RI dalam rangka mensukseskan program Ketahanan Pangan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat”. Ungkap Mayjen Rizal

Saat ini Angkatan Darat fokus untuk membantu para petani di seluruh Indonesia termasuk yang berada di Merauke, di mana sekarang ada namanya program pendampingan oleh para Babinsa kepada Petani di wilayah binaannya, khususnya yang berada di Merauke dapat membantu, mendorong & memecahkan kesulitan – kesulitan yang dihadapi oleh teman-teman petani, bagaimana menyelesaikan masalah air bagaimana menyelesaikan masalah pengolahan lahan, pupuk subsidi, pompa air dan lain sebagainya

“Bapak Ibu sekalian Program Pompanisasi ini adalah bantuan dari Pemerintah berupa Pompa Air Kepada para Kelompok Tani untuk dapat mengairi /mengaktifkan sawah-sawah tadah hujan yg perlu air sehingga dapat meningkatkan produktifitas pertanian dari 2 X tanam menjadi 3 X tanam & bahkan bisa 4X tanam, sehingga kualitas & kuantitas hasil panen meningkat sesuai harapan pemerintah & masyarakat.
Sehubunhan dengan dicanangkannya Kabupaten Merauke menjadi lumbung pangan nasional di wilayah Indonesia Timur dan kedepan akan dicetak lahan seluas satu juta hektar maka otomatis di merauke akan banyak program program pertanian & dukungan Alsintan serta pendukung lainnya di merauke yang akan menguntungkan para petani merauke lebih makmur & sejahtera seiring dengan pembentukan Propinsi Papua Selatan.

Pemerintah pusat akan mendukung semua program-program yang ada di merauke, karena nanti semua produk-produk pertanian yang ada di Merauke ini akan dikirim ke Indonesia bagian timur, Mari kita semua stake holder baik TNI, Pemda, Swasta, rakyat, petani di merauke bahu membahu & semangat agar apa yang kita cita-citakan dapat terwujud demi kemakmuran masyarakat merauke & kita bersama.

Ibu Yosefa Rumaseuw (Kadis Pertanian Kab. Merauke) dalam arahannya kepada kelompok tani menyampaikan “Untuk lahan yang sudah siap tanam petani akan mendapat bantuan berupa uang sebesar 900 ribu per hektar untuk pengolahan lahan, kemudian apabila Masyarakat yang mau mengolah lahan bekerja sama dengan TNI dipersilahkan karena TNI di merauke sudah di dukung juga Alsintan guna membantu para petani merauke.

Lokasi kegiatan merupakan lahan eksiting pertanian yang berada pada tipologi lahan rawa, baik rawa pasang surut maupun rawa lebak, tersedianya sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk budidaya pertanian dilahan rawa.

Petani yang aktif yang tergabung dalam paktan/gapoktan dan atau P3A/GP3A dan terdaftar dalam SIMLUHTAN

Pengolahan tanah secara mekanis menggunakan alat mesin pertanian, kegiatan dilakukan oleh kelompok Tani dengan menggunakan pola bantuan pemerintah yang diserahkan kepada kelompok

lokasi lahan dilengkapi dengan Poligon SHP sesuai dengan luasan lahan yang akan dilaksanakan kegiatan.

Penyerahan bantuan mesin Pompanisasi dari Kementan di wakili oleh Mayjen TNI Ahmad rizal Ramdhani. S.sos.SH.M.Han (Dansatgas Hanpangan Kementan)
kepada masing-masing kelompok Tani Distrik Tanah Miring secara langsung.

Dikesempatan terpisah Mayor Inf Krets Bawotong (Pasiter Korem 174/ATW) menyampaikan Korem 174/ATW beserta jajaran sepenuhnya mendukung program Hanpangan yang menjadi program ungulan pememrintah, dan Perluasan Areal Tanam (PAT) padi merupakan langkah antisipasi dari pemerintah pusat untuk darurat pangan.
Mayor Krets menambahkan menurutnya gerakan sosialisasi pompanisasi tersebut dinilai paling efektif untuk pengairan sawah tadah hujan seperti yang di kab. Merauke. Dengan mendapat dukungan secara langsung dari Kementrian Pertanian RI ini tentu lebih memacu Yonif 757/GV dan petani serta gapoktan yang berada di Kab. Merauke.

(M.NUR)

Tuliskan Komentar