Harmoninews.com (Oksibil) – Personel Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 734/SNS dan Satgas Korpasgat melaksanakan kegiatan Ibadah Minggu Sehat di Gereja Bethel Indonesia, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Minggu (27/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.05 WIT tersebut diisi dengan pelayanan kesehatan gratis berupa pemeriksaan kesehatan dan pengobatan bagi masyarakat. Selain itu, personel juga berbagi makanan kepada anak-anak di sekitar lingkungan gereja.
Kegiatan Ibadah Minggu Sehat merupakan bagian dari pendekatan humanis personel di wilayah operasi, sekaligus menjadi sarana untuk membangun komunikasi dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Melalui pelayanan secara langsung, personel berupaya memberikan manfaat sekaligus menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi warga.
Selama kegiatan berlangsung, personel berinteraksi langsung dengan masyarakat yang mengikuti pelayanan kesehatan maupun warga di sekitar gereja. Interaksi tersebut mendapat respons positif, termasuk apresiasi masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dan kepedulian yang diberikan kepada warga.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.
“Melalui kegiatan seperti Ibadah Minggu Sehat, personel dapat hadir secara langsung di tengah masyarakat dan memberikan pelayanan yang bermanfaat. Pendekatan humanis ini penting untuk membangun komunikasi, mempererat silaturahmi, serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Kaops Damai Cartenz-2026.
Menurutnya, hubungan yang baik antara petugas keamanan dan masyarakat perlu terus dibangun melalui komunikasi serta kegiatan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan masyarakat dapat turut berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan kegiatan pelayanan kesehatan dan berbagi dengan masyarakat merupakan bentuk kehadiran personel yang mengedepankan sisi humanis dalam pelaksanaan tugas.
“Kehadiran personel di tengah masyarakat bukan hanya dalam konteks menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan dan kepedulian. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat memperkuat silaturahmi serta membuka ruang komunikasi yang baik antara masyarakat dengan aparat keamanan,” ujar Wakaops Damai Cartenz-2026.
Ia menambahkan, partisipasi dan dukungan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga situasi kamtibmas. Karena itu, komunikasi yang telah terbangun perlu terus dipelihara agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas, termasuk kegiatan ibadah, dengan aman dan nyaman.
Salah satu warga setempat, Yohanis Kapiyau, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel yang telah hadir dan memberikan pelayanan kesehatan secara gratis kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Satgas Damai Cartenz bersama Satgas Pamtas dan Satgas Korpasgat yang sudah datang dan memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat. Kegiatan ini sangat membantu warga, dan kami juga senang karena personel mau berinteraksi langsung dengan masyarakat serta berbagi makanan kepada anak-anak,” ujar Yohanis.
Menurut Yohanis, kehadiran personel melalui kegiatan Ibadah Minggu Sehat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara aparat keamanan dan warga di Distrik Oksibil.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi di sekitar lokasi berlangsung aman dan kondusif. Masyarakat dapat mengikuti kegiatan ibadah serta memanfaatkan pelayanan kesehatan yang diberikan oleh personel dengan baik.
Melalui pelayanan kesehatan gratis, interaksi bersama warga, serta kepedulian kepada anak-anak, Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama unsur pengamanan lainnya terus berupaya menghadirkan kehadiran yang humanis sekaligus membangun komunikasi dan suasana damai bersama masyarakat di wilayah operasi.
M.NUR








Comment