Berita

Rumkital dr. Midiyato Suratani Beri Kuliah Praktik klinik kesehatan Matra laut Pada Mahasiswa Poltekes Kemenkes

0
×

Rumkital dr. Midiyato Suratani Beri Kuliah Praktik klinik kesehatan Matra laut Pada Mahasiswa Poltekes Kemenkes

Sebarkan artikel ini
advertisements

Harmoninews.com (Tanjungpinang) – Rumah Sakit TNI AL (Rumkital) dr. Midiyato Suratani Tanjungpinang berikan materi Praktik Klinik Kesehatan Matra Laut bagi 64 Mahasiswa Prodi D III keperawatan semester 5 Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Tanjungpinang, dengan Narasumber Wakaru Watkitlam, Lettu Laut (K) Hendry Suryanto, Amd.Kep, yang dilaksanakan di Ruang Kelas Bangdiklat Rumkital dr. Midiyato Suratani, Jln. Ciptadi No. 01 Tanjungpinang Kepulauan Riau, Kamis (17/11/2022).

Adapun Dosen pembimbing yang hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Ns. Indah Dwi Astuti, S.Kep.Ns.,M.Kep beserta Ns. Muthia Deliana, S.Kep.,M.Kep.

Dalam materi yang disampaikan, Narasumber menjelaskan Terapi Oksigen Hiper Barik (TOHB) adalah salah satu metode pengobatan yang dilakukan dengan cara memberikan oksigen murni di dalam ruangan khusus bertekanan udara tinggi, untuk dihirup pasien, terapi oksigen hiperbarik dilakukan di ruangan khusus yang dapat meningkatkan tekanan udara hingga tiga kali tekanan atmosfer normal, indikasi diberikan TOHB adalah pasien dengan emboli udara atau gas, anemia, infeksi bakteri, keracunan karbon monoksida, Cruss Injury, penyakit dekompresi, osteomolotis, gangren, post op fraktur dan stroke.

Lebih lanjut Narasumber menjelaskan, kontra indikasi absolut pada terapi TOHB yaitu Pneumothorax yang tidak diobati, Jika mungkin, usahakan pengobatan pneumothorax dengan operasi sebelum pemberian terapi HBO untuk mengurangi hambatan pengobatan, selajutnya Kanker, Kehamilan serta penyakit menular seperti TBC dan Hepatitis.

“kontra indikasi relatif pada TOHB yaitu beberapa keadaan yang memerlukan perhatian, untung dan ruginya kondisi pasien, seperti Infeksi respirasi atas cenderung untuk otobarotrauma dan tekanan pada sinus, penyakit ISPA, penyakit kejang , empisema dengan retensi CO2 karena pasien dengan kesulitan ini dapat mengembangkan pneumothorax kearah rupturnya bula empisema selama HBO, sebelum pengobatan foto dada dapat menghindarkan hal tersebut di atas”, Jelasnya.

“Yang perlu diperhatikan dalam pemberian TOHB pada pasien adalah pengkajian sebelum terapi diberikan, yaitu kecemasan dan ketidaknyamanan, nyeri, resiko cidera, resiko barotrauma, resiko toksitas O2, untuk dapat menghilangkan dan menurunkan kecemasan yang berlebihan pada pasien, pada saat persiapan instruksikan falsavah dan relaksasi, dan menginformasikan ketentuan pelaksanaan pada TOHB, dan yang tidak kalah pentingnya adalah Informed consent sebelum terapi diberikan serta pencatatan dan pendokumentasian karena merupakan prinsip dalam etika sebelum melakukan tindakan”, Pungkasnya.

Salah satu layanan unggulan yang dimiliki Rumkital dr. Midiyato Suratani adalah Chamber/Hiperbarik yang terus dikembangkan, selain itu Rumkital setempat berkomitmen memberikan bimbingan Praktek Klinik Kesehatan Matra Laut kepada Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan Tanjungpinang, hal ini terkait dengan program pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di Civitas Hospitalia Rumkital dr. Midiyato Suratani Tanjungpinang, serta merupakan tanggungjawab bersama dalam rangka memajukan pendidikan dan kesehatan untuk kemakmuran masyarakat Provinsi Kepulauan Riau. (HUMAS MDT)

(M.NUR)

Tuliskan Komentar