Jakarta Pusat – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, Polsek Johar Baru menggelar Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) yang dipadukan dengan razia stasioner dan patroli kewilayahan pada Sabtu (25/7/2026) pukul 01.30 WIB. Operasi menyasar pelaku begal, penyalahgunaan narkoba, kepemilikan senjata tajam (sajam), serta berbagai bentuk kejahatan jalanan di wilayah hukum Polsek Johar Baru.
Kegiatan dipimpin Wakapolsek Johar Baru AKP Aris Setyawan, didampingi Panit II Opsnal Reskrim Ipda Yogi Herdianto dan Padal Aiptu Sonny A.S., dengan melibatkan 15 personel. Razia stasioner dilaksanakan di Jalan Kramat Jaya Baru, Kelurahan Johar Baru, kemudian dilanjutkan patroli menyusuri sejumlah titik rawan, di antaranya Jalan Kramat Pulo Gundul, Kampung Rawa Sawah, Gang T, Galur Jaya, Jalan Letjen Suprapto, hingga kawasan Tanah Tinggi.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, menegaskan bahwa Operasi Cipta Kondisi merupakan langkah preventif dan penegakan hukum untuk menjaga keamanan wilayah serta mempersempit ruang gerak pelaku kriminalitas. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mencegah aksi kejahatan jalanan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas maupun beristirahat.
Sementara itu, Kapolsek Johar Baru, Kompol Saiful Anwar, mengatakan bahwa petugas melakukan pemeriksaan identitas pengendara dan muatan kendaraan sebagai upaya mengantisipasi peredaran narkoba, kepemilikan senjata tajam, senjata api, maupun barang terlarang lainnya. Patroli juga difokuskan pada lokasi yang berpotensi menjadi titik rawan tindak pidana guna menekan angka kriminalitas.
Hingga pukul 03.00 WIB, rangkaian patroli kewilayahan dan Operasi Cipta Kondisi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Polsek Johar Baru dalam menghadirkan rasa aman serta menjaga stabilitas kamtibmas melalui kehadiran polisi secara aktif di tengah masyarakat.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
M.NUR













Comment