Jakarta Pusat – Pengamanan kegiatan Presiden Republik Indonesia dalam rangka menghadiri Puncak Sarasehan Kebangsaan di Hall B Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta Pusat, diawali dengan pelaksanaan Apel Kesiapan Pengamanan Protap Waskita pada Minggu (28/6/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung pagi hari tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh unsur pengamanan memahami tugas, fungsi, serta prosedur yang akan diterapkan selama rangkaian kegiatan kenegaraan berlangsung.
Puncak Sarasehan Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI itu dijadwalkan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto. Kegiatan yang diperkirakan diikuti sekitar 1.000 peserta ini juga menghadirkan sejumlah pejabat negara, akademisi, peneliti, serta tamu undangan dari berbagai kalangan, sehingga memerlukan pengamanan secara maksimal melalui penerapan Protap Waskita.
Apel gabungan dipimpin oleh Kasdim 0501/Jakarta Pusat, Letkol Arm Udin Rasidi, S.T. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa seluruh personel telah berpengalaman melaksanakan tugas pengamanan VVIP. Meski demikian, setiap anggota diminta tetap mengedepankan profesionalisme, disiplin, dan kewaspadaan selama bertugas. Personel yang telah menempati ploting diminta segera melaksanakan pengecekan keamanan sesuai prosedur, memahami langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi situasi kontinjensi, serta tidak ragu melaporkan setiap perkembangan maupun kejadian menonjol kepada pimpinan secara berjenjang. Selain itu, faktor keamanan dan keselamatan personel maupun masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas.
Usai apel gabungan, dilanjutkan dengan apel mandiri yang dipimpin oleh Wakapolsek Metro Tanah Abang, Kompol Suprasetyo, S.H. Dalam arahannya, ia mengingatkan bahwa pengamanan kali ini bertepatan dengan tingginya aktivitas masyarakat di kawasan Senayan sehingga seluruh personel diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap mobilitas warga maupun kendaraan di sekitar lokasi kegiatan. Ia juga menyampaikan bahwa rencana kedatangan Presiden diperkirakan sekitar pukul 10.00 WIB sehingga seluruh unsur pengamanan harus sudah berada dalam kondisi siap operasional sebelum rangkaian acara dimulai. Masing-masing satuan dan fungsi diminta melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawabnya agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, lancar, tertib, dan kondusif.
Untuk mendukung pengamanan tersebut, dikerahkan sebanyak 477 personel gabungan yang terdiri atas 398 personel TNI dan 79 personel Polri. Unsur TNI berasal dari Kodim 0501/Jakarta Pusat, Yonkav 7/PS, Yonarhanud 6/BAY, Yonif 203/AK, Yonif 202/TM, Yonif 201/TM, Yonarmed 7/GS, Pomdam Jaya, Intel Gabungan, serta tim Matan dan Kontra Sniper Yonif 201/TM. Sementara unsur Polri melibatkan personel dari Dit Samapta/Protap, Brimobda, Ditlantas Polda Metro Jaya, serta Polsek Metro Tanah Abang. Seluruh personel ditempatkan pada titik-titik strategis sesuai ploting yang telah ditentukan guna menjamin keamanan jalur, lokasi kegiatan, area steril, serta objek vital di sekitar Hall B JICC.
Berdasarkan susunan acara, kegiatan diawali dengan peluncuran Peta Jalan dan Agenda Riset Edisi 2026 oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Kepala BRIN. Selanjutnya, Presiden Republik Indonesia dijadwalkan memberikan sambutan sekaligus menghadiri Puncak Sarasehan Kebangsaan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold mengatakan bahwa Setelah seluruh rangkaian apel selesai dilaksanakan, personel gabungan langsung bergerak menuju titik pengamanan masing-masing sesuai pembagian sektor dan tanggung jawab yang telah ditetapkan oleh pimpinan. Koordinasi antarsatuan terus dilakukan melalui jalur komunikasi yang telah disiapkan guna mengantisipasi setiap perkembangan situasi di lapangan.
Senada dengan Kapolsek Metro Tanah Abang Akbp Dhimas Prasetyo, Dengan kesiapan personel, perencanaan pengamanan yang matang, serta sinergi antara TNI dan Polri, diharapkan seluruh rangkaian kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia di Hall B JICC Senayan dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif tanpa adanya gangguan terhadap keamanan maupun ketertiban masyarakat.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
M.NUR







Comment