JAKARTA TIMUR, DKI JAKARTA– Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Polri Tahun 2026 yang berlangsung pada 10 hingga 12 Februari 2026 di The Krakatau Grand Ballroom, TMII, Jakarta Timur. Kegiatan strategis tahunan ini mengusung tema “Polri Presisi Siap Mengamankan, Mendukung, dan Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah 2026”.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, didampingi Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo. Agenda ini dihadiri oleh Irwasum Polri Komjen Pol. Wahyu Widada, Kabaharkam Pol. Komjen Pol. Karyoto, Kabareskrim Polri Komjen Pol. Syahardiantono, Astamarena Kapolri Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat, Astamaops Kapolri Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran, seluruh Kapolda jajaran, serta perwakilan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).
Sejumlah pimpinan Korps Brimob Polri turut hadir dalam forum tersebut, di antaranya Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Ramdani Hidayat, Teknisi Jibom Utama Tk. I Komjen Pol. Imam Widodo, Wadankorbrimob Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, Danpas Pelopor Korbrimob Brigjen Pol. Gatot Mangkurat Putra P. J., Danpas Gegana Korbrimob Brigjen Pol. Mulyadi, Danpas Brimob I Korbrimob Brigjen Pol. Anang Sumpena, Danpas Brimob II Korbrimob Brigjen Pol. Arif Budiman, Danpas Brimob III Korbrimob Brigjen Pol. Jhon H.S. Sitanggang serta Teknisi Jibom Utama Tk. II Korbrimob Brigjen Pol. Yopie Indra Prasetya Sepang.
Dalam arahannya, Kapolri menegaskan komitmen Polri untuk mengawal dan menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026, sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang disampaikan dalam Rapim TNI–Polri di Istana Kepresidenan sehari sebelumnya.
Lebih lanjut, Kapolri menjelaskan bahwa fokus dukungan Polri terhadap RKP 2026 mencakup percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah 3T, yakni Terdepan, Terluar, dan Tertinggal, sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Di bidang lain, Polri juga berkomitmen memperkuat ketahanan pangan nasional melalui program jagung, mendorong hilirisasi sampah menjadi energi, serta mengawal stabilitas perekonomian nasional dengan mencegah kebocoran anggaran negara, menjaga stabilitas pasar modal dari praktik spekulatif, dan mengendalikan harga kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadan melalui Satgas Pangan.
Forum strategis ini menghadirkan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih sebagai narasumber. Diskusi dibagi ke dalam dua sesi utama, yakni penguatan ekosistem pangan dan kedaulatan energi. Pada sesi pertama, materi disampaikan oleh Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana. Sementara sesi kedua membahas hilirisasi industri dan transisi energi, dengan pemaparan dari Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.
Sebagai agenda strategis tahunan, Rapim Polri menjadi sarana penyampaian arah kebijakan pimpinan, evaluasi kinerja, serta pemantapan kesiapan institusi dalam menghadapi dinamika tantangan keamanan dan agenda nasional ke depan.
Melalui pelaksanaan Rapim Polri Tahun 2026, Polri menegaskan kesiapan untuk terus mengimplementasikan Polri Presisi secara konsisten, guna menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan nasional, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
M.NUR









Komentar