Harmoninews.com (Jakarta Pusat) — Upaya menjaga ketertiban dan keselamatan lingkungan terus diperkuat di wilayah Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Bhabinkamtibmas Cikini, Aiptu Tafsipul Subhani, menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Wilayah Jalan Raden Saleh Gang II RW 03 Cikini bersama unsur Tiga Pilar Cikini, yang digelar di Kantor Kelurahan Cikini, Jalan Cikini VIII Nomor 7, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Senin (2/2/2026)
Rakor ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti laporan aspirasi masyarakat hasil reses anggota dewan, khususnya terkait aktivitas berjualan di bantaran kali Raden Saleh Gang II. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi menghambat akses darurat, terutama apabila terjadi musibah kebakaran, sehingga diperlukan langkah penertiban yang humanis, terukur, dan berorientasi pada keselamatan bersama.
Kegiatan rapat dihadiri oleh Lurah Cikini, Kasipem Kelurahan Cikini, Kasatpol PP Kecamatan Menteng, Bhabinkamtibmas Cikini, Babinsa Cikini, Kasatgas Gulkarmat Cikini, personel Satpol PP Cikini, LMK, Ketua RW 03 Cikini, serta perwakilan para pedagang di Jalan Raden Saleh. Kehadiran seluruh unsur ini menegaskan komitmen kolaboratif lintas sektor dalam menyelesaikan persoalan wilayah secara komprehensif.
Dalam forum tersebut, dibahas secara mendalam dampak keberadaan lapak di bantaran kali terhadap keselamatan, ketertiban umum, dan akses kendaraan darurat. Unsur Gulkarmat menekankan pentingnya jalur bebas hambatan sebagai akses cepat pemadam kebakaran, sementara Satpol PP menyampaikan skema penertiban yang mengedepankan pendekatan persuasif dan dialog dengan para pedagang.
Bhabinkamtibmas Cikini, Aiptu Tafsipul Subhani, menyampaikan bahwa Polri mendukung langkah-langkah preventif demi menjaga keamanan dan keselamatan warga. “Koordinasi ini penting agar kebijakan yang diambil berpihak pada keselamatan bersama, tetap memperhatikan aspek kemanusiaan, serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan pentingnya sinergi seluruh unsur pemerintah dan masyarakat. “Penataan wilayah harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan. Keselamatan warga adalah prioritas utama, termasuk memastikan akses darurat tidak terhalang. Polri siap mendukung langkah-langkah yang mengedepankan dialog, penegakan aturan, dan solusi terbaik bagi semua pihak,” tegasnya.
Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses penataan wilayah. “Kami mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi yang baik. Dengan koordinasi Tiga Pilar, diharapkan penertiban dapat berjalan tertib, aman, dan tidak menimbulkan gesekan di masyarakat,” jelasnya.
Melalui rakor ini, diharapkan tercapai kesepahaman bersama antara pemerintah, aparat, dan para pedagang terkait penataan bantaran kali Raden Saleh Gang II, sehingga tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan siap menghadapi kondisi darurat, tanpa mengabaikan aspek sosial dan ekonomi warga setempat.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
M.NUR








Komentar