Harmoninews.com (Jakarta Pusat) – Polsek Senen menggelar Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) stasioner di kawasan Jalan Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026) dini hari. Kegiatan yang dimulai pukul 00.35 WIB tersebut bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Polsek Senen.
Apel operasi dipimpin oleh Kapolsubsektor Paseban, AIPTU IGN. Jelantik, dengan melibatkan 16 personel gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Senen, personel Lalu Lintas, dan unsur Pokdarkamtibmas.
Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan pentingnya pelaksanaan tugas secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur. Selain mengutamakan keselamatan personel, petugas juga diminta mengedepankan pendekatan persuasif tanpa mengabaikan ketegasan dalam penegakan aturan.
Operasi difokuskan pada pencegahan berbagai bentuk gangguan kamtibmas, seperti kepemilikan senjata tajam dan senjata api, penyalahgunaan narkoba, peredaran minuman keras ilegal, aksi premanisme, geng motor, balap liar, hingga kejahatan jalanan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kendaraan yang melintas di lokasi operasi. Hasilnya, ditemukan beberapa pengendara sepeda motor yang tidak dapat menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) saat pemeriksaan berlangsung.
Namun setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, para pengendara tersebut dapat menunjukkan dokumen kendaraan yang sah. Petugas kemudian memberikan teguran secara simpatik dan humanis tanpa melakukan tindakan penilangan.
Secara umum, kegiatan operasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat meningkatkan rasa aman masyarakat sekaligus menjadi langkah preventif dalam menekan angka kejahatan jalanan di wilayah Senen dan sekitarnya.
Narasi tersebut sudah disusun dengan gaya berita media online yang ringkas, informatif, dan netral seperti Kumparan.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
M.NUR







Comment