Harmoninews.com (Jakarta Utara) – Kepolisian Sektor (Polsek) Koja, Polres Metro Jakarta Utara, melaksanakan patroli skala sedang dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) guna mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya tawuran remaja, aksi begal, geng motor, serta kejahatan jalanan.Kegiatan patroli dilaksanakan pada Senin hingga Selasa, 16–17 Februari 2026, mulai pukul 23.00 WIB hingga dini hari di wilayah hukum Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
Patroli diawali dengan apel kesiapan personel di halaman Mapolsek Koja dan dipimpin langsung oleh Wakapolsek Koja, AKP Hartono, S.H., dengan melibatkan total 21 personel gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Koja dan Satpol PP.
Petugas melakukan patroli mobile dan stasioner berdasarkan pemetaan wilayah rawan serta analisis jam rawan kriminalitas (crime clock). Sejumlah ruas jalan yang menjadi fokus patroli antara lain Jalan Bhayangkara, Jalan Kramat Jaya, Jalan Raya Cilincing, Jalan Yos Sudarso, Jalan Plumpang Semper, hingga Jalan Logistik dan kawasan Inspeksi Kali Sunter.
Kapolsek Koja, Kompol Dr. Andry Suharto, S.H., M.H., mengatakan kegiatan KRYD merupakan langkah preventif untuk menekan potensi gangguan kamtibmas di wilayah Koja.
Menurutnya, patroli dilakukan secara humanis dengan pendekatan persuasif kepada masyarakat, khususnya kelompok remaja yang masih berkumpul pada malam hari.
“Kegiatan patroli KRYD ini kami lakukan sebagai langkah preventif agar tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan maupun potensi tawuran di wilayah hukum Polsek Koja. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Kompol Andry Suharto.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mengamankan tiga orang yang sedang berkumpul pada malam hari di Jalan Logistik, Kelurahan Tugu Selatan. Ketiganya kemudian diberikan pembinaan dan imbauan kamtibmas agar tidak terlibat dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Selain patroli kendaraan roda dua dan roda empat, petugas turut melakukan pemantauan titik-titik yang kerap dijadikan lokasi nongkrong remaja serta jalur yang rawan digunakan untuk balap liar dan aktivitas geng motor.
Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin sebagai upaya menekan angka kriminalitas dan menjaga stabilitas keamanan lingkungan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta segera melapor apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” tambahnya.
M.NUR








Komentar