Harmoninews.com (Jakarta Pusat) – Dalam rangka mempererat silaturahmi serta meningkatkan sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan, Kapolsek Johar Baru Kompol Saiful Anwar bersama jajaran melakukan kunjungan ke SMP Negeri 2 Jakarta, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Senin (12/1/2026) pukul 07.00 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri Kanit Binmas Polsek Johar Baru Iptu Darwin Effendi, Panit Binmas Aiptu Andry Gustaf, Bhabinkamtibmas Johar Baru Aiptu Sunarto, serta Staf Binmas Brigadir Zaki A.M. Dari pihak sekolah, hadir Wakil Kesiswaan Ibu Endang Eroranti, Plt Kesiswaan Bapak Arie, dan staf tata usaha.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa kunjungan dan pembinaan di sekolah merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif lingkungan. “Sekolah adalah ruang strategis untuk membangun karakter dan kesadaran hukum sejak dini. Melalui silaturahmi dan penyuluhan, kami ingin memastikan pelajar tumbuh menjadi generasi yang disiplin, beretika, dan menjauhi perilaku menyimpang,” ujar Reynold.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Johar Baru Kompol Saiful Anwar menyampaikan berbagai materi pembinaan, mulai dari bahaya tawuran, pentingnya memilih pergaulan yang sehat, hingga imbauan agar pelajar menyalurkan kenakalan ke arah yang positif. “Kami ingin adik-adik pelajar memahami bahwa masa depan ada di tangan mereka. Hindari tawuran, narkoba, dan pergaulan bebas. Jika ingin ‘nakal’, lakukanlah dalam hal yang positif seperti prestasi dan kreativitas,” kata Saiful.
Selain itu, disosialisasikan pula Stiker/Barcode Pelajar Jagain Jakarta sebagai sarana pelaporan cepat bagi pelajar yang menjadi korban perundungan atau bullying. Melalui barcode tersebut, laporan akan langsung diterima Polres dan segera ditindaklanjuti oleh kepolisian terdekat.
Polisi juga mengingatkan bahaya narkoba, termasuk rokok yang dicampur tembakau sintetis, serta mengimbau pelajar untuk menghindari ajakan unjuk rasa yang tidak jelas tujuannya. Tak kalah penting, pelajar diajak untuk bijak dalam bermedia sosial, memilah tontonan sesuai usia, serta menjauhi praktik perjudian online, pinjaman online ilegal, dan pelanggaran Undang-Undang ITE.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek Johar Baru juga menegaskan larangan penggunaan sepeda motor bagi pelajar SMP karena belum cukup umur dan belum memiliki SIM, demi keselamatan bersama.
Kegiatan ditutup dengan pemasangan stiker Pelajar Jagain Jakarta oleh Kapolsek Johar Baru sebagai simbol komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, tertib, dan bebas dari kenakalan remaja.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
M.NUR







Komentar