Harmoninews.com (Jakarta Pusat) — Aparat kepolisian mengawal dan memastikan pemberangkatan massa unjuk rasa dari wilayah Johar Baru menuju Gedung KPK RI, Jakarta Selatan, berjalan aman dan tertib. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 11.20 WIB, dengan titik kumpul di Jalan Kramat Jaya Baru RW 010, Kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat.
Sekitar 50 orang massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi, dipimpin oleh koordinator lapangan Dayat, berangkat menggunakan dua unit kendaraan menuju Gedung KPK RI di kawasan Kuningan. Aksi tersebut mengangkat tema dugaan aliran dana atau gratifikasi terkait kasus ijon proyek yang melibatkan pejabat BUMD Perumda Tirta Bhagasasi dan PT Bekasi Putra Jaya (BPJ).
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa pengamanan dilakukan untuk menjamin kebebasan menyampaikan pendapat tetap berjalan sesuai aturan. “Polri hadir untuk memastikan kegiatan unjuk rasa berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum. Penyampaian aspirasi merupakan hak warga negara yang harus dihormati,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Johar Baru Kompol Saiful Anwar menjelaskan bahwa sebelum keberangkatan, petugas telah memberikan imbauan kamtibmas kepada koordinator lapangan dan peserta aksi. “Kami mengingatkan massa aksi agar tidak bertindak anarkis, tidak menaiki atap kendaraan, serta tetap tertib baik saat berangkat maupun kembali dari lokasi unjuk rasa,” katanya.
Hasil pemantauan di titik kumpul, petugas tidak menemukan adanya benda-benda berbahaya yang dibawa peserta aksi. Massa membawa lima bendera Merah Putih, sementara spanduk dan poster disiapkan di lokasi unjuk rasa. Pada pukul 11.50 WIB, seluruh massa bergerak menuju Gedung KPK RI dengan situasi aman dan kondusif.
Pengamanan kegiatan ini melibatkan tiga personel Polsek Johar Baru di bawah kendali Kanit Intelkam Polsek Johar Baru AKP Hilal Sugiharto. Hingga massa meninggalkan wilayah Johar Baru, situasi terpantau tertib dan kondusif.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
M.NUR







Komentar