Harmoninews.com (Jakarta) – Kepolisian terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program-program strategis pemerintah yang menyentuh langsung masyarakat.
Salah satunya melalui kegiatan monitoring pembagian makan bergizi gratis (MBG) kepada ribuan pelajar di wilayah Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (29/8) dan dipantau langsung oleh jajaran Polsek Cakung melalui kehadiran Bhabinkamtibmas Kelurahan Penggilingan Aiptu Sarjono, mewakili Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro, SH, MH. Monitoring dilakukan sejak pagi hari di 14 lembaga pendidikan yang tersebar di kawasan Kampung Pisangan dan Kampung Jembatan.
Sebanyak 3.074 siswa dari jenjang PAUD hingga SMA, termasuk sekolah pendidikan khusus, menjadi penerima manfaat makan bergizi gratis.
Kehadiran aparat kepolisian tidak hanya memastikan distribusi berjalan lancar dan aman, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat.
Kapolsek Cakung Kompol Widodo Saputro menyampaikan apresiasinya terhadap program ini dan menegaskan bahwa kehadiran kepolisian di tengah masyarakat bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga bagian dari pelayanan sosial.
“Kami mendukung penuh program makan bergizi gratis dari pemerintah, karena ini adalah bentuk nyata kepedulian negara terhadap masa depan anak-anak kita. Kehadiran polisi di sini bukan hanya untuk mengamankan, tetapi juga untuk memastikan bahwa setiap anak menerima hak dasarnya dengan layak,” ujarnya.
Ia menambahkan, peran sekolah dan keluarga sangat penting dalam mendidik anak-anak menjadi generasi sehat, cerdas, dan berkarakter. Oleh karena itu, aparat kepolisian akan terus bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Cakung juga memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat, khususnya para orang tua dan tenaga pendidik, agar lebih waspada terhadap ancaman kenakalan remaja, perundungan di sekolah, serta pengaruh negatif media sosial.
“Kami imbau masyarakat untuk aktif menjaga anak-anak dari bahaya seperti narkoba, tawuran, atau penyalahgunaan media sosial. Mari kita ciptakan ruang tumbuh yang sehat bagi mereka. Polisi tidak bisa bekerja sendiri, keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tegas Kompol Widodo.
Kegiatan monitoring ini berjalan dengan lancar dan kondusif. Para siswa terlihat antusias menerima makanan bergizi yang disiapkan dari dapur Yayasan Mora Perkasa (SPPT Penggilingan 3), dengan pengawasan ketat dari pihak sekolah dan aparat kepolisian.
Kehadiran polisi yang ramah dan peduli di tengah-tengah masyarakat menunjukkan bahwa tugas kepolisian bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga menyangkut sisi kemanusiaan dan keberpihakan pada masa depan bangsa.
M.NUR
Komentar