Harmoninews.com (Jakarta) – Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap enam tersangka pencurian dengan kekerasan yang mengintai dan membuntuti nasabah bank. Dalam salah satu aksinya, para tersangka merampas uang Rp30 juta dan melukai korban menggunakan senjata tajam.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin mengatakan, seluruh tersangka telah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan. Dua tersangka diberikan tindakan tegas dan terukur karena melakukan perlawanan saat penangkapan.
“Enam orang pelaku telah kami tangkap. Saat ini keenam tersangka menjalani proses penyidikan dan ditahan di Rutan Polda Metro Jaya,” ujar Kombes Iman di Lobi Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (10/8/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para tersangka mengaku telah tiga kali melakukan pencurian dengan kekerasan menggunakan pola serupa di Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Jakarta Timur. Keterangan tersebut masih terus didalami dan dikembangkan oleh penyidik.
Dalam menjalankan aksinya, para tersangka berbagi peran. Salah satu pelaku mengamati calon korban yang mengambil uang di bank, kemudian menyampaikan informasi kepada pelaku lain yang telah bersiaga. Korban selanjutnya diikuti hingga para tersangka menemukan lokasi yang dianggap memungkinkan untuk melakukan perampasan.
“Seluruh pelaku yang berperan mulai dari mengamati, mengikuti, hingga menjadi eksekutor telah kami amankan. Pada aksi terakhir, para pelaku mengambil uang korban sebesar Rp30 juta,” jelas Kombes Iman.
Penyidik turut menyita empat sepeda motor yang digunakan sebagai sarana kejahatan, dua sepeda motor yang diduga merupakan hasil kejahatan, serta senjata tajam yang digunakan saat beraksi. Para tersangka dipersangkakan dengan Pasal 479 ayat (2) KUHP dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.
“Kami akan terus melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan dan mengganggu ketertiban masyarakat,” tegas Kombes Iman.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama setelah melakukan transaksi atau mengambil uang dalam jumlah besar di bank. Masyarakat yang mengetahui maupun mengalami tindak pidana dapat segera melapor ke kantor kepolisian terdekat atau menghubungi layanan Polri 110.
M.NUR













Comment