Harmoninews.com (Jakarta Pusat) – Jajaran Polsek Sawah Besar melaksanakan pelayanan, pengamanan, dan monitoring kegiatan penyampaian aspirasi dari Perhimpunan Ojek Online Indonesia yang tergabung dalam Forum Komunikasi Ojol Tertindas (FORKOT) di kawasan Lapangan Banteng Timur, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2026). Kegiatan pengamanan dipimpin langsung Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan, S.Sos., M.H., melalui Kapolsubsektor Pasar Baru Aiptu Ranu Prawoto bersama Panit Samapta dan Bhabinkamtibmas dengan memberikan pengawalan secara humanis sejak massa berkumpul hingga membubarkan diri usai aksi.
Kegiatan monitoring dan pelayanan dilakukan untuk memastikan aksi penyampaian pendapat berjalan tertib, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan lainnya. Massa aksi yang berjumlah sekitar 150 orang berkumpul di Lapangan Banteng Timur dengan membawa dua unit mobil komando bernopol B 9141 JZE dan B 9049 KUT, serta membawa bendera aliansi dan spanduk tuntutan terkait revisi Perpres Nomor 27 Tahun 2026 mengenai potongan 8 persen bagi mitra ojek online. Sekitar pukul 17.11 WIB, massa aksi mulai membubarkan diri dan kembali ke pangkalan masing-masing dalam situasi aman dan kondusif.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., mengatakan bahwa Polri hadir untuk menjamin keamanan seluruh elemen masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai aturan yang berlaku. “Pengamanan dilakukan secara humanis dengan mengedepankan pelayanan dan keselamatan masyarakat agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan, S.Sos., M.H., menegaskan kepada seluruh personel agar selalu mengutamakan pendekatan persuasif dan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Di lapangan, personel Polsek Sawah Besar melakukan pengawalan di bagian depan, tengah, dan belakang rombongan massa aksi guna memastikan kelancaran perjalanan peserta aksi menuju titik kegiatan dan saat kembali meninggalkan lokasi. Selain melakukan pengaturan arus lalu lintas, petugas juga melaksanakan langkah preventif melalui monitoring situasi, koordinasi dengan koordinator aksi, serta pengawasan terhadap potensi gangguan kamtibmas agar tidak terjadi hambatan maupun gesekan selama kegiatan berlangsung.
Kehadiran aparat kepolisian mendapat respons positif dari masyarakat dan peserta aksi karena pengamanan dilakukan secara ramah, terbuka, dan humanis. Situasi lalu lintas di sekitar Lapangan Banteng tetap terkendali dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal meskipun terdapat kegiatan titik kumpul oleh massa ojol. Warga berharap pola pengamanan humanis seperti ini terus dipertahankan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Pusat.
Secara keseluruhan, kegiatan pelayanan dan pengamanan aksi massa FORKOT di Lapangan Banteng Timur, Sawah Besar, Jakarta Pusat berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Polri dalam mengawal jalannya aksi bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan penyampaian aspirasi berjalan damai tanpa mengganggu kepentingan umum.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat
M.NUR








Comment