Harmoninews.com (Jakarta Pusat) – Suasana khidmat dan penuh kedamaian mewarnai perayaan Kebaktian Misa Paskah Tahun 2026 di Gereja Paskalis, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (2/4/2026). Untuk memastikan kegiatan ibadah berjalan aman dan lancar, jajaran Polsek Cempaka Putih bersama unsur pengamanan lainnya melaksanakan apel serta pelayanan pengamanan secara maksimal.
Pengamanan dimulai sejak pukul 16.00 WIB, melibatkan total 16 personel gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Cempaka Putih, Dit Samapta Polda Metro Jaya, serta petugas pengamanan dalam (Pamdal). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Cempaka Putih Kompo Pengky Sukmawan bersama perwira pengendali AKP Suhardi.
Perayaan Misa Paskah di Gereja Paskalis sendiri berlangsung dalam dua sesi, yakni pukul 17.00 WIB dan 20.00 WIB, dengan jumlah jemaat diperkirakan mencapai sekitar 2.000 orang. Ibadah dipimpin oleh Romo Tobias Harman dengan mengusung tema “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”.
Dalam pelaksanaan pengamanan, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, mulai dari pintu masuk, pintu keluar, hingga area parkir. Sementara itu, bagian dalam gereja turut dimonitor oleh petugas Pamdal guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung tertib dan kondusif.
Perwira Pengendali AKP Suhardi juga menekankan beberapa atensi penting kepada seluruh personel, di antaranya agar melaksanakan tugas dengan humanis dan penuh tanggung jawab, mengantisipasi potensi kemacetan serta kejahatan jalanan, hingga memastikan kehadiran personel tetap terjaga di setiap titik pengamanan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, menyampaikan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga toleransi dan memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat.
“Kami memastikan seluruh rangkaian ibadah Paskah berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Polri hadir untuk memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Cempaka Putih, Pengky Sukmawan, menambahkan bahwa sinergi antara aparat keamanan dan pihak gereja menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang kondusif.
“Kami mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pengamanan. Selain menjaga keamanan, kami juga ingin memastikan jemaat merasa nyaman dan terlindungi selama menjalankan ibadah,” ungkapnya.
Dengan pengamanan yang terencana dan kolaboratif, perayaan Misa Paskah di Gereja Paskalis dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh makna, mencerminkan semangat kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
M.NUR







Komentar