Harmoninews.com (Jakarta Utara) – Upaya menjaga ekosistem pesisir terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan penanaman mangrove bertajuk “The North Green Movement” yang digelar di Kawasan Hutan Lindung Angke Kapuk, Jakarta Utara, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB tersebut diinisiasi oleh HIPMI Jakarta Utara dan diikuti sekitar 50 peserta undangan. Kegiatan mengusung tema “Bersama Menjaga Pesisir Jakarta, Mewariskan Masa Depan”.
Sejumlah unsur Forkopimko Jakarta Utara turut hadir, di antaranya Walikota Jakarta Utara Hendra Hidayat, Plh. Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Oki Waskito, Dandim 0502 Jakarta Utara Kolonel Inf. Mohammad Syaifuddin Fanany, serta Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra, S.I.K, M.A.P.
Dalam kegiatan tersebut, HIPMI menargetkan penanaman sebanyak 3.000 bibit mangrove. Penanaman dilakukan secara simbolis oleh jajaran HIPMI bersama Pemerintah Kota Jakarta Utara, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan penanaman mangrove.
Ketua BPC HIPMI Jakarta Utara Victor Herryanto mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar aksi menanam pohon, tetapi merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga keberlangsungan lingkungan pesisir Jakarta.
«“Hari ini kita tidak hanya menanam 3.000 bibit mangrove, tetapi kita juga sedang menanam komitmen, tanggung jawab, dan masa depan Jakarta. HIPMI ingin menjadi bagian dari solusi dalam menjaga pesisir dan lingkungan Jakarta,” ujar Victor.»
Sementara itu, Walikota Jakarta Utara Hendra Hidayat mengapresiasi langkah HIPMI yang turut mengambil peran dalam menjaga lingkungan.
«“Menjaga lingkungan Jakarta bukan hanya tugas pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh pihak, termasuk dunia usaha. Apa yang dilakukan HIPMI hari ini merupakan bukti konkret kepedulian terhadap lingkungan dan menjadi warisan yang harus kita jaga untuk anak cucu,” ujarnya.»
Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra, S.I.K, M.A.P turut menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut.
«“Kami dari Polsek Metro Penjaringan sangat mengapresiasi kegiatan The North Green Movement ini. Penanaman mangrove bukan hanya menjaga kawasan pesisir dari abrasi, tetapi juga menjadi investasi lingkungan bagi generasi yang akan datang. Polri siap mendukung setiap kegiatan positif yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan,” kata AKBP Agta.»
Ia menambahkan, pihaknya juga memastikan kegiatan berlangsung dengan aman dan kondusif.
«“Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar. Semangat menjaga lingkungan harus terus kita bangun bersama sebagai bagian dari upaya menciptakan Jakarta yang semakin hijau dan berkelanjutan,” imbuhnya.»
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne dan Mars HIPMI, pembukaan, doa, laporan ketua pelaksana, sambutan Ketua BPC HIPMI Jakarta Utara dan Walikota Jakarta Utara. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat The North Green Movement, penanaman mangrove secara simbolis, hingga penutupan dan ramah tamah.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari momentum memperingati Hari Mangrove Sedunia, yang diperingati setiap 26 Juli dan ditetapkan UNESCO pada 2015. Peringatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran global mengenai pentingnya ekosistem mangrove bagi wilayah pesisir sekaligus mendorong aksi nyata pelestarian lingkungan.
Hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 09.30 WIB, seluruh rangkaian berlangsung aman, lancar, dan kondusif.
M.NUR













Comment