Ops Cipta Kondisi Skala Besar dan Satgas Anti Tawuran Jaga Jakarta, Polres Metro Jakarta Timur Siagakan 133 Personel Gabungan

Harmoninews.com (Jakarta Timur) — Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan wilayah serta mengantisipasi kejahatan jalanan dan kelompok anarkis, Polres Metro Jakarta Timur menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan melalui Operasi Cipta Kondisi skala besar, Sabtu (14/2/2026) malam

Kegiatan diawali dengan apel di halaman Mapolres Metro Jakarta Timur yang dipimpin Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Achmad Akbar, didampingi Kasat Intelkam AKBP Yenmiko Sianturi, serta para Pejabat Utama.

Sebanyak 133 personel gabungan diterjunkan, terdiri dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, serta BKO Brimob dan Dalmas Polda Metro Jaya.

Dalam arahannya, Wakapolres menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari penguatan Satgas Anti Tawuran Jaga Jakarta sekaligus langkah preventif menghadapi potensi tawuran, khususnya pada jam rawan menjelang subuh.

“Berdasarkan evaluasi, tawuran kerap terjadi menjelang pukul 04.00 hingga 05.00 WIB. Oleh karena itu, anggota harus benar-benar siaga di titik rawan. Kita tidak boleh lengah. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan utamakan keselamatan,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi keberhasilan Operasi Pekat sebelumnya yang dinilai memberikan efek signifikan terhadap penurunan gangguan kamtibmas, namun menekankan bahwa intensitas patroli tetap harus ditingkatkan.

Usai apel, seluruh personel bergerak menuju titik ploting yang telah ditentukan. Personel es gabungan piket fungsi melaksanakan patroli dan standby di Pos Pol Jatinegara Barat. Sementara personel Dit Samapta PMJ dan BKO Brimob PMJ ditempatkan di sejumlah Posko Jaga Jakarta sebagai langkah antisipasi terhadap kejahatan jalanan, aksi premanisme, serta potensi kelompok anarkis yang dapat mengganggu harkamtibmas.

Pengecekan langsung dilakukan oleh Pamenwas di beberapa titik strategis, di antaranya Pos Anti Tawuran Dewi Sartika Cawang dan Pos Anti Tawuran Pasar Deprok Jatinegara. Patroli juga menyisir jalur Kp Melayu, Otista Raya, Dewi Sartika, Cipinang, Bekasi Timur Raya, hingga Jatinegara Timur sebelum kembali ke mako.

Kabag Ops Polres Metro Jakarta Timur AKBP Hari Agung Julianto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri bersama unsur TNI dan pemerintah daerah dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

“Satgas Anti Tawuran Jaga Jakarta terus kami perkuat melalui patroli skala besar dan penempatan personel di titik rawan. Kami tidak memberi ruang bagi pelaku kejahatan jalanan maupun kelompok yang mencoba menciptakan keresahan,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Polres Metro Jakarta Timur mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan di wilayahnya.

M.NUR

Tuliskan Komentar

Komentar