Jakarta – Nugroho Putranto Pratomo Caleg DPRD Jakarta dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta Barat 9, adalah satu dari sebagian kecil caleg yang memang bukan dari lingkungan politikus dan juga bukan seorang pengusaha besar ataupun kerabat dari pejabat.

Nugroho hanyalah seorang karyawan, pedagang dan juga seorang dosen biasa yang sangat peduli dengan masalah di Jakarta dan ingin mewakili sesama warga biasa, yang kebetulan Nugroho mendapatkan kesempatan dari PSI untuk bisa menjadi caleg di DPRD Jakarta barat dengan nomor urut 11 dengan jargon “Jagain Jakarta Tanpa Bacot”.

Bagaimana mungkin seseorang biasa saja dapat menjadi anggota DPRD atau DPR-RI jika mereka tidak mempunyai koneksi atau modal besar?.

Nugroho mengungkapkan bahwa, “Mau sampai kapan politik di negeri ini bisa bersih kalau mau menjadi wakil rakyat harus jor-joran uang sana sini hanya untuk sekedar pekerjaan wakil rakyat? Pasti mau cari balik modal, nah caranya gimana? Ya kasarnya mesti korupsi mereka, karena gaji anggota DPRD tidak akan cukup untuk kembalikan modal,” ucapnya di Jakarta, Kamis (1/2/2024).

Walau dengan modal seadanya dari gaji dan sedikit tabungan sebagai karyawan biasa, Nugroho tidak patah semangat tetap setia setiap hari bertemu warga walaupun dengan kemampuan seadanya, karena menurutnya bertemu langsung dengan warga kita bisa mengetahui dan merasakan secara langsung apa permasalahan dan hal yang ingin disampaikan kepada wakil rakyat nantinya.

Baca Juga  KELOMPOK PETANI MILENIAL OESAO DEKLARASI DUKUNG PEMILU DAMAI 2024

“Cukup miris jika kita mengingat betapa tahun politik dianggap sebagai tahun bagi-bagi uang supaya dapat jabatan wakil rakyat, sedangkan kita semua tahu kalau modalnya besar pasti mereka mau balik modal besar juga dengan cara apapun, karena tidak pernah ada makan siang yang gratis,”terangnya.

Tuliskan Komentar

Bagikan:
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com