Harmoninews.com, Jakarta — MI Sa’adatuddarain menggelar kegiatan Kick Off Madrasah Ramah Anak dan Parenting, Selasa (11/8/2026), sebagai langkah memperkuat komitmen dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, menyenangkan, dan mendukung tumbuh kembang anak.
Kegiatan yang berlangsung di Aula MI Sa’adatuddarain tersebut melibatkan orang tua/wali murid, guru, serta warga madrasah. Kehadiran orang tua menjadi bagian penting karena upaya menciptakan lingkungan ramah anak tidak hanya berlangsung di madrasah, tetapi perlu berlanjut dalam pola pengasuhan di rumah.
Sesi parenting menghadirkan Ustadazah Hj. Lilih Rahmawati, MA, Penyuluh Agama Islam Ahli Madya Kementerian Agama RI yang juga memiliki pengalaman sebagai Dewan Hakim MTQ Nasional, pelatih Syarhil Qur’an, da’iyah, serta presenter.
Dalam materi parenting, orang tua diajak melihat kembali bahwa mendidik anak tidak cukup dengan mengawasi dan mengontrol. Orang tua memiliki peran untuk mendampingi, membangun kesadaran, memberikan keteladanan, serta menghargai kebaikan yang tumbuh dalam diri anak.
Salah satu benang merah yang mengemuka adalah pentingnya evaluasi diri orang tua sebelum mengevaluasi anak. Kesabaran, keteladanan dalam beribadah, doa, serta kesungguhan memenuhi hak-hak anak menjadi bagian penting dalam membangun pola pengasuhan yang baik.
Materi juga menekankan bahwa anak memiliki kebutuhan yang utuh, meliputi aspek spiritual, intelektual, emosional, fisik, dan sosial. Pendampingan pun perlu disesuaikan dengan tahap perkembangan anak, mulai dari memberikan cinta dan rasa aman, membangun kebiasaan dan disiplin, membuka ruang komunikasi, hingga memberikan kepercayaan ketika anak semakin dewasa.
Nilai-nilai tersebut sejalan dengan komitmen MI Sa’adatuddarain sebagai “Madrasah Ramah Anak, Harapan Umat.” Madrasah dan keluarga diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi menjadi dua lingkungan yang saling menguatkan dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak, mandiri, serta tumbuh dalam suasana yang penuh kasih sayang.
Melalui kegiatan ini, MI Sa’adatuddarain berharap semangat Madrasah Ramah Anak tidak berhenti sebagai slogan atau kegiatan seremonial. Komitmen tersebut diharapkan hadir dalam keseharian melalui pembelajaran yang ramah anak di madrasah dan pola pengasuhan yang positif di rumah.
Pada akhirnya, pendidikan anak merupakan ikhtiar bersama. Ketika madrasah berusaha menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak, keluarga pun menjadi tempat pertama bagi anak untuk memperoleh cinta, keteladanan, perlindungan, dan pendidikan. Dengan sinergi keduanya, MI Sa’adatuddarain terus berikhtiar mewujudkan Madrasah Ramah Anak, Harapan Umat.
Bersama mendidik, bersama menjaga, bersama melindungi
Penulis: Aqsal Daffa Fadhilah (Guru MI Sa’adatuddarain Pasar Rebo Jakarta Timur)







Comment