Harmoninews.com (Jakarta) – Komitmen Polri dalam menjaga keamanan Jakarta Timur kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Operasi Pekat Jaya 2026 di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur. Rabu (28/01) dinihari.
Saat sebagian besar masyarakat tengah beristirahat, puluhan personel gabungan diterjunkan ke lapangan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali dari berbagai potensi gangguan kamtibmas, khususnya tawuran dan kejahatan jalanan.
Kegiatan pengamanan ini diawali dengan apel kesiapan yang digelar di halaman Polres Metro Jakarta Timur. Apel dipimpin oleh Kompol Uwin Moch Nuril Huda selaku perwira pengawas, didampingi perwira pengendali dari fungsi operasional dan reserse kriminal.
Sebanyak 80 personel gabungan yang terdiri dari unsur fungsi operasional, satuan kewilayahan, hingga Samapta Polda Metro Jaya disiapkan untuk melaksanakan patroli terpadu secara mobile.
Usai apel, personel bergerak menyisir sejumlah ruas jalan utama dan titik rawan di wilayah Jakarta Timur. Patroli dilakukan secara menyeluruh mulai dari kawasan Jatinegara hingga sepanjang Jalan DI Panjaitan, termasuk area Terminal Kampung Melayu yang kerap menjadi titik keramaian pada malam hari.
Kehadiran aparat berseragam di lokasi-lokasi tersebut menjadi langkah preventif untuk menutup ruang terjadinya tawuran, balap liar, pencurian dengan kekerasan, serta gangguan keamanan lainnya.
Kepala Bagian Operasi Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Rachmat Eko Mulyadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara konsisten agar potensi gangguan keamanan dapat ditekan sejak dini.
“Polisi tidak hanya hadir saat terjadi gangguan, tetapi lebih penting hadir sebelum gangguan itu muncul. Patroli malam ini bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat Jakarta Timur dan memastikan situasi tetap kondusif,” ujar AKBP Rachmat Eko Mulyadi.
Ia menegaskan bahwa pendekatan humanis tetap menjadi prinsip utama dalam setiap kegiatan kepolisian. Personel di lapangan diarahkan untuk mengedepankan sikap persuasif serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, AKBP Rachmat Eko Mulyadi juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta segera melapor kepada pihak kepolisian apabila melihat adanya potensi tawuran, aktivitas mencurigakan, atau gangguan kamtibmas lainnya.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Jakarta Timur untuk bersama-sama menjaga lingkungannya. Kepedulian warga dan kerja sama dengan kepolisian menjadi kunci utama terciptanya rasa aman dan nyaman,” tambahnya.
Hingga patroli berakhir dan seluruh personel kembali ke markas, situasi wilayah hukum Polres Metro Jakarta Timur terpantau aman dan kondusif.
Operasi Pekat Jaya 2026 diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik serta menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan aman bagi seluruh warga.
M.NUR







Komentar