Harmoninews.com (PANGKALPINANG) — Nama Fira Shahana kini semakin diperhitungkan di panggung publik Bangka Belitung. Tidak hanya aktif di dunia entertainment, perempuan bertalenta yang memegang sertifikasi instruktur Zumba internasional (ZIN) ini resmi terjun ke politik praktis. Fira baru saja dilantik pada 23 Agustus 2026 sebagai Ketua
antar lembaga kppg prov.babel.yang telah dilantik langsung oleh gubernur Babel BPK Hidayat Arsani yg juga sebagai ketua DPD 1 partai Golkar PROV Babel
Putri pertama dari dua bersaudara pasangan (Purn. CPM) Firdaus AR dan Zawati, S.Pd. ini memiliki garis keturunan Jawa, Cina, dan Palembang. Langkahnya masuk ke politik didasari niat positif untuk meluaskan silaturahmi, bersosialisasi, serta menyebarkan pesan kedamaian dan persaudaraan—tanpa sedikit pun meninggalkan kecintaannya pada seni yang telah dipupuk sejak usia lima tahun.
Perjalanan Karir Seni dan Prestasi Deretan Nasional
Dunia panggung bukan hal baru bagi Fira. Mengawali karir menyanyi sejak duduk di bangku SMP, Fira telah mengantongi deretan prestasi bergengsi
diantaranya:
Juara Bintang Radio Televisi Sumatera Selatan
Juara 1 Tari Daerah mewakili Babel untuk 8 provinsi se-Kodam II/Sriwijaya (2018)
Miss Talenta Indonesia 2019 di Jakarta
Juara Berbakat IMB (2023)
Di luar panggung kompetisi, Fira dikenal luas di Bangka Belitung sebagai penyanyi TVRI Sumsel, host/presenter TV (termasuk Host Bola Dunia TVRI Babel 2026), moderator, pemain film, hingga MC hits untuk berbagai acara pemerintahan dan event organizer,seperti Queen EO, Arga EO, Magnum Max, dan Kawamuda EO. aktif sebagai instruktur zumba ( ZIN) pada event besar, salah satunya bersama brand sport Honda Babel.
Di tengah kesibukannya menempuh studi di salah satu perguruan tinggi negeri di Bangka Belitung, Fira kini tengah bersiap mengepakkan sayapnya di industri musik nasional. Fira dijadwalkan terbang ke Jakarta untuk pembuatan video klip lagu perdana berjudul “Makan Hati” di bawah naungan PT Talenus Enterprise dengan produser Firman Blank, yang juga bertindak sebagai pengacara manajemen
”Terima kasih banyak untuk Bapak Produser sekaligus pengacara manajemen kami, serta seluruh EO seperti Queen EO, Arga EO, Magnum Max, dan Kawamuda EO yang selalu setia bekerja sama dan mendukung perjalanan Fira,” ungkap Fira.
Tidak berhenti di satu lagu, Fira berencana melanjutkan rekaman untuk lima lagu bergenre dangdut koplo. Proses olah vokal ini turut didampingi oleh Mas Rendra dari awal hingga akhir.
Rangkaian proyek musik ini diproyeksikan selesai secara menyeluruh pada 2027.
Mengandalkan kedisiplinan, kejujuran, kerja keras, serta dukungan penuh dari orang tua dan keluarga, Fira berharap karya-karyanya dapat diterima dengan baik oleh seluruh masyarakat Indonesia.
M.NUR













Comment