Harmoninews.com (Sabtu, 29 November 2025 – Suasana Kantor RW 07 Duri Pulo terasa hangat dan penuh kehati-hatian ketika dua keluarga warga Duri Pulo dipertemukan untuk menjalani proses mediasi. Bhabinkamtibmas Kelurahan Duri Pulo, Aipda Purwanto, memfasilitasi pertemuan ini setelah menerima laporan adanya perselisihan yang dipicu oleh kesalahpahaman terkait dugaan perbuatan merugikan yang dilakukan oleh anak dari pihak pertama terhadap pihak kedua.
Pihak pertama diwakili oleh orang tua Raka Saputra dan Ardi Firman, yakni Bapak Sartono dan Ibu Ernawati. Sementara pihak kedua adalah orang tua dari Cristin, Ibu Hermin Malau. Turut hadir Ketua FKDM Duri Pulo serta Ketua RT 011/07, sebagai saksi dan penengah dalam proses dialog.
Mediasi dimulai dengan penyampaian kronologi. Pihak kedua merasa dirugikan atas hilangnya uang sebesar lebih dari Rp1.000.000,-, yang diduga dilakukan oleh anak dari pihak pertama. Bhabinkamtibmas kemudian menggandeng kedua pihak untuk duduk bersama, memastikan suasana mediasi berjalan tenang dan fokus pada penyelesaian.
Dalam proses dialog yang berlangsung penuh keterbukaan, anak dari pihak pertama mengakui perbuatannya dan menyampaikan permohonan maaf. Orang tua turut menegaskan kesanggupan mengganti kerugian sebesar Rp1.000.000,- dan berjanji akan melakukan pengawasan lebih ketat agar kejadian serupa tidak terulang.
Pihak kedua menerima permintaan maaf tersebut, dan kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan. Sebagai bentuk komitmen, dibuatlah surat pernyataan dan surat perjanjian perdamaian yang ditandatangani oleh seluruh pihak.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengapresiasi langkah cepat Bhabinkamtibmas dalam memediasi warga. Ia menilai penyelesaian secara kekeluargaan adalah bentuk kearifan lokal yang harus dijaga karena mampu meredam konflik tanpa menimbulkan dampak berkepanjangan.
Kapolsek Metro Gambir, Kompol Rezeki Respati, juga menyampaikan pesan agar upaya restorative seperti ini terus diperkuat. Menurutnya, kolaborasi antara warga dan aparat dapat menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan saling menjaga.
Dengan tercapainya kesepakatan damai, suasana wilayah Duri Pulo kembali kondusif, mencerminkan keberhasilan pendekatan humanis kepolisian dalam menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
M.NUR







Komentar