Harmoninews.com (JAKARTA TIMUR) – Semangat syiar Islam di wilayah Cipinang Besar Selatan (CBS) mendapat suntikan energi baru. Melalui kawalan aspirasi anggota dewan Ibu Fatimah Tania, dua majelis taklim di RW 009, yakni Majelis Taklim Al-Kahfi dan Majelis Taklim Al-Qodariyah, resmi menerima bantuan satu set alat hadroh lengkap pada hari ini, Senin (18/5/2026).
Bantuan ini merupakan tindak lanjut nyata dari pertemuan reses yang digelar Ibu Fatimah Tania sebelumnya. Dalam forum tersebut, Ibu Fatimah menyerap berbagai aspirasi warga RW 009 CBS, termasuk permohonan dari Ustadzah Nur Azizah.
Sebagai pengajar di kedua majelis taklim tersebut, Ustadzah Nur Azizah menyampaikan pentingnya sarana musik religi untuk meningkatkan antusiasme jamaah dalam mempelajari sholawat dan mengiringi pembacaan tazkir maulid.
Proses serah terima dilakukan di Kantor Dinas Kebudayaan, Jl. H. Naman, Duren Sawit, Jakarta Timur.
Perwakilan pengurus majelis taklim hadir langsung setelah menerima kabar baik dari tim Ibu Dewan untuk menjemput sarana ibadah tersebut.
petugas dari Suku Dinas Kebudayaan yang menyerahkan alat tersebut, berharap bantuan ini menjadi pemantik semangat bagi ibu-ibu jamaah.
“Semoga alat hadroh ini bermanfaat dan bisa membuat ibu-ibu semakin semangat mengaji serta mempererat silaturahmi melalui kegiatan seni islami,” ujarnya.
Rasa syukur mendalam terpancar dari para pengurus dan jamaah. Ibu Sunarti dan ibu Riza, mewakili jamaah RW 009, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang terlibat.
“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Dinas kebudayaan jakarta timur ,Ustadzah Nur Azizah yang telah menjembatani dan menyampaikan keinginan jamaah kepada Ibu Dewan.
Terima kasih juga kepada Ibu Fatimah Tania atas kepeduliannya yang nyata. Dengan adanya alat hadroh baru ini, kami semakin bersemangat untuk menghidupkan syiar maulid di lingkungan kami,” ungkap mereka kompak.
Hadirnya bantuan ini diharapkan tidak hanya memperkaya khazanah kegiatan di Majelis Taklim Al-Kahfi dan Al-Qodariyah, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergi yang baik antara masyarakat, tokoh agama, dan perwakilan rakyat dalam membangun lingkungan yang religius dan harmonis.
(M.NUR)













Komentar