Harmoninews.com, Jakarta – Langkah taktis yang digagas oleh Syamsul Bahri Kabiro Iklan & Promosi Media Pinisi.co.id juga menjabat Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung ( FORSIMEMA )
bersama ibu Firdha Purnamasari Dg Kulle selaku Wakil Bendahara Umum (Wabendum) HIPMI Syariah Sulawesi Selatan juga menjabat Wakil Biro iklan & Promosi Media Pinisi co.id merupakan sebuah terobosan segar.
Kolaborasi ini mempertemukan dua kekuatan penting: media massa sebagai penyambung lidah publik sekaligus katalisator informasi, dan HIPMI Syariah sebagai representasi pengusaha muda yang berbasis pada nilai-nilai ekonomi berkeadilan.
Fokus gagasan untuk menjalin kerja sama dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) dari BUMN dan BUMD memiliki potensi dampak yang sangat luas.
Mengapa Kolaborasi Ini Strategis?
* Akselerasi Pembangunan Daerah: Dana CSR dari BUMN dan BUMD sering kali membutuhkan mitra lokal yang memahami pemetaan kebutuhan masyarakat.
* Sinergi ini dapat memastikan penyaluran CSR tepat sasaran, baik di bidang ekonomi kreatif, pendidikan, maupun pemberdayaan UMKM.
* Multiplier Effect Ekonomi Syariah: Keterlibatan HIPMI Syariah Sulsel memastikan bahwa program pemberdayaan ekonomi yang dirancang tidak hanya tumbuh secara nominal, tetapi juga berkelanjutan, inklusif, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah yang mengedepankan keadilan serta kemaslahatan bersama.
* Amplifikasi dan Transparansi Publik: Di sinilah peran vital Pinisi.co.id. Sebagai media, keterlibatan aktif dalam mengawal dan mempublikasikan program CSR akan meningkatkan akuntabilitas, membangun citra positif (corporate image) bagi BUMN/BUMD terkait, serta menginspirasi pihak swasta lain untuk melakukan gerakan serupa.
Rekomendasi Fokus Program CSR Untuk mengimplementasikan gagasan besar ini, terdapat beberapa sektor krusial di Sulawesi Selatan yang sangat potensial untuk dibidik:
* Pemberdayaan UMKM & Inkubasi Bisnis Pemuda: Pelatihan manajemen bisnis syariah, digitalisasi pemasaran, dan bantuan permodalan bergulir bagi pelaku usaha mikro di daerah-daerah penopang ekonomi Sulsel.
* Pengembangan Ekosistem Pariwisata & Maritim: Mengingat potensi maritim dan pariwisata Sulawesi Selatan yang luar biasa, CSR dapat diarahkan untuk pelatihan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) atau modernisasi alat tangkap nelayan tradisional secara ramah lingkungan.
* Pendidikan dan
Literasi Digital: Penyediaan fasilitas pojok digital atau beasiswa keterampilan content creation dan journalism untuk pemuda daerah, memanfaatkan keahlian yang dimiliki oleh media Pinisi.co.id.
Keberhasilan gagasan ini akan sangat bergantung pada penyusunan blue print kerja sama yang matang dan pembuatan proposal yang memiliki social return on investment (SROI) yang jelas.
BUMN dan BUMD saat ini sangat selektif dan lebih menyukai program CSR yang terukur serta berdampak jangka panjang bagi masyarakat (sustainable program), bukan sekadar bantuan karitatif sekali bilas.
Langkah awal yang solid ini diharapkan dapat segera bermuara pada Focus Group Discussion (FGD) formal atau audiensi bersama pimpinan BUMN/BUMD di wilayah Sulawesi Selatan untuk merumuskan aksi nyata di lapangan.
Penulis : Syamsul Bahri







Comment