Harmoninews.com (CILEGON) – Dalam rangka meningkatkan keimanan, memperkuat kebersamaan, serta memohon keberkahan dan keselamatan dalam menjalankan tugas, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten, menggelar kegiatan istigotsah dan doa bersama yang berlangsung dengan penuh khidmat dan kekhusyukan. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pegawai sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Suasana religius begitu terasa sejak awal kegiatan dimulai. Lantunan ayat suci Al-Qur’an, dzikir, serta doa-doa yang dipanjatkan bersama menghadirkan ketenangan dan keharuan di tengah seluruh peserta yang hadir. Momentum ini menjadi pengingat bahwa di tengah padatnya tugas dan tanggung jawab sebagai insan pemasyarakatan, kekuatan spiritual menjadi pondasi penting dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan masyarakat.
Kegiatan istigotsah ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun kekompakan antarpegawai di lingkungan Lapas Cilegon. Dengan hati yang dipersatukan melalui doa, diharapkan seluruh jajaran dapat terus menjaga semangat kebersamaan, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Kepala Lapas Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan seperti istigotsah memiliki makna penting sebagai penguat mental dan spiritual bagi seluruh pegawai. Menurutnya, setiap tugas dan amanah yang dijalankan harus senantiasa diiringi dengan doa dan keikhlasan agar membawa keberkahan serta kebaikan bersama.
“Melalui kegiatan istigotsah dan doa bersama ini, kita memohon kepada Allah SWT agar seluruh jajaran Lapas Cilegon senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran, dan kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian. Semoga kegiatan ini juga menjadi sarana introspeksi diri agar kita selalu bekerja dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Kalapas Cilegon.
Ia juga menambahkan bahwa membangun lingkungan kerja yang harmonis tidak hanya dilakukan melalui koordinasi dan kerja sama, tetapi juga melalui pendekatan spiritual yang mampu menghadirkan ketenangan hati dan memperkuat rasa persaudaraan di antara seluruh pegawai.
Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhusyukan hingga akhir acara. Doa bersama yang dipanjatkan menjadi simbol harapan agar seluruh keluarga besar Lapas Cilegon senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, diberikan kemudahan dalam setiap langkah pengabdian, serta mampu terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Lapas Cilegon menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya membangun kualitas kinerja, tetapi juga memperkuat nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.
M.NUR







Komentar