Harmoninews.com (JAKARTA PUSAT) – Keributan sempat terjadi di Kantor Pusat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang berlokasi di Jalan Salemba Tengah, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, pada Kamis (13/2/2026) malam hingga Jumat (14/2/2026) dini hari.
Kericuhan dipicu oleh permasalahan pemilihan Ketua PKC PMII Maluku Masa Khidmat 2025–2027 yang hingga kini belum menemukan titik temu. Massa dari kubu Ketua terpilih hasil Konkoorcab VIII PMII Provinsi Maluku, Sdr. Amarudin Lusubun, mendatangi Kantor PB PMII untuk menuntut kejelasan dan kehadiran Ketua Umum PB PMII.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 22.00 WIB, massa yang berjumlah puluhan orang menyampaikan kekecewaan karena tidak adanya respons dari Ketua Umum PB PMII, meskipun sebelumnya telah dijanjikan penyelesaian dalam waktu 1×24 jam. Bahkan, situasi sempat memanas setelah muncul ancaman tindakan anarkis berupa perusakan dan pembakaran gedung sebagai bentuk desakan agar pimpinan pusat PMII turun langsung menyelesaikan konflik.
Menindaklanjuti situasi tersebut, jajaran Polsek Senen bersama unsur tiga pilar dan tokoh masyarakat bergerak cepat ke lokasi. Kapolsek Senen Widodo Saputro memimpin langsung pengamanan dan melakukan pendekatan persuasif kepada massa.
Didampingi Dewan Kota Jakarta Pusat, Sanusi, serta Ketua RT dan RW setempat, Kapolsek Senen memberikan imbauan secara humanis kepada perwakilan massa, termasuk salah satu tokoh yang dituakan di kubu tersebut, agar tidak melakukan tindakan anarkis yang dapat merugikan lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Polri hadir untuk menjaga situasi tetap kondusif. Kami mengedepankan dialog dan mengimbau semua pihak menahan diri agar tidak terjadi gesekan maupun kerugian yang lebih besar,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Hingga pukul 00.34 WIB, massa yang tersisa sekitar 20 orang masih berada di sekitar Kantor PB PMII. Aparat gabungan dari Polsek Senen dan Patroli Cipta Kondisi Polres Metro Jakarta Pusat tetap bersiaga. Total sebanyak 32 personel dikerahkan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.
Berkat langkah cepat dan pendekatan persuasif aparat kepolisian, situasi berhasil dikendalikan tanpa adanya tindakan anarkis maupun korban jiwa. Hingga dini hari, kondisi di sekitar Kantor PB PMII di Jakarta Pusat terpantau aman dan kondusif.
Pihak kepolisian pun mengimbau agar seluruh pihak menyerahkan penyelesaian permasalahan organisasi tersebut melalui mekanisme internal yang berlaku serta menghindari tindakan yang melanggar hukum.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
M.NUR













Komentar