Kenaikan Jabatan Pegawai Lapas Kelas IIA Cilegon, Wujud Apresiasi atas Integritas dan Pengabdian

Harmoninews.com (CILEGON) — Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti pelaksanaan Upacara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pegawai di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cilegon, yang digelar pada Rabu 25 Februari 2026, bertempat di Aula Utama Lapas. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan karier aparatur, sekaligus bentuk apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja yang telah ditunjukkan.

Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon Raja Muhammad Ismael Novadiansyah dan dihadiri oleh pejabat struktural serta jajaran pegawai. Prosesi diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan kenaikan jabatan, serta pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung dengan penuh penghayatan.

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Raja Muhammad Ismael Novadiansyah menyampaikan bahwa kenaikan jabatan bukan sekadar bentuk penghargaan, tetapi juga amanah besar yang harus dijaga dengan integritas dan tanggung jawab.

“Kenaikan jabatan adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan komitmen. Namun lebih dari itu, ini adalah kepercayaan institusi yang harus dijawab dengan kinerja yang semakin profesional dan berintegritas,” tegasnya.

Beliau juga mengingatkan bahwa tugas pemasyarakatan memiliki tantangan yang kompleks. Oleh karena itu, setiap pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjadi teladan, memperkuat sinergi tim, serta menjaga marwah institusi di tengah dinamika pelayanan publik.

Momen pelantikan tersebut turut menghadirkan suasana haru ketika para pegawai yang dilantik menerima ucapan selamat dari rekan kerja. Kebersamaan dan semangat kekeluargaan tampak jelas, mencerminkan soliditas yang terus dibangun di lingkungan Lapas Kelas IIA Cilegon.

Dengan dilaksanakannya pelantikan ini, diharapkan kinerja organisasi semakin optimal dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada pembinaan warga binaan. Kenaikan jabatan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal tanggung jawab yang lebih besar untuk terus berkontribusi bagi institusi dan masyarakat.

Upacara ditutup dengan doa bersama sebagai wujud harapan agar seluruh pejabat yang dilantik senantiasa diberikan kekuatan, kebijaksanaan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas dan pengabdian.

M.NUR

Tuliskan Komentar

Komentar