Kehadiran Bhabinkamtibmas Dan Dukungan Orang tua, Tokoh Agama Pembinaan Remaja Eks Tawuran di Kartini” Berbuah Hasil

Harmoninews.com (Jakarta Pusat) – Polsek Sawah Besar melaksanakan kegiatan pembinaan remaja yang pernah terlibat tawuran, kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan yang diinisiasi Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan, S.Sos., M.H, dengan tujuan membangun kesadaran dan perubahan perilaku remaja agar menjauhi aksi tawuran. Melalui
‎Bhabinkamtibmas Kelurahan Kartini Aipda Asep Noeroni bersama tokoh tokoh Agama lakukan pendekatan bimbingan keagamaan kepada para remaja di Masjid Jami Darusalam, Jalan Kartini 9 RT 01 RW 03, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2026) pukul 19.30 WIB.

‎Kegiatan dilatarbelakangi oleh kondisi wilayah yang sebelumnya kerap terjadi tawuran remaja. Melalui pendekatan persuasif dan dukungan tokoh agama serta masyarakat, dilakukan pembinaan secara rutin dengan melibatkan orang tua dan lingkungan sekitar.

‎Kegiatan diawali dengan sholat magrib berjamaah, dilanjutkan tausiyah dan pembelajaran mengaji oleh Ustaz Bariji dan Ustaz Arifin, kemudian ditutup dengan sholat isya berjamaah. Sebanyak delapan remaja yang pernah terlibat tawuran mengikuti kegiatan ini, didampingi Bhabinkamtibmas serta dihadiri Sekretaris RW 03 dan tokoh agama setempat dalam suasana silaturahmi yang hangat.

‎Kapolres Metro Jakarta Pusat KOMBES POL Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H menyatakan bahwa pendekatan humanis berbasis keagamaan menjadi salah satu strategi efektif dalam membina generasi muda. “Kami mengedepankan langkah preemtif dan preventif dengan menggandeng tokoh agama serta masyarakat untuk membangun kesadaran kolektif. Pembinaan ini diharapkan mampu menciptakan perubahan nyata dan berkelanjutan,” ujarnya.

‎Sementara itu, Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan, S.Sos., M.H menegaskan bahwa program pembinaan remaja akan terus dilakukan secara konsisten sebagai upaya menekan angka tawuran dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

‎Di lapangan, Bhabinkamtibmas melaksanakan langkah preemtif melalui pendekatan personal kepada remaja dan orang tua, serta langkah preventif dengan mengarahkan kegiatan positif berbasis keagamaan dan penguatan nilai moral. Selain itu, dilakukan komunikasi aktif dan pembinaan berkelanjutan guna memastikan perubahan perilaku remaja berjalan optimal serta mencegah potensi keterlibatan kembali dalam aksi tawuran.

‎Kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan, terlihat dari perubahan sikap remaja yang mulai menunjukkan kesadaran dan keterlibatan dalam kegiatan keagamaan. Lingkungan yang sebelumnya rawan tawuran kini berangsur kondusif dengan capaian zero tawuran selama 10 hari ke belakang. Warga menyambut baik kegiatan ini dan berharap program pembinaan terus berlanjut dengan dukungan semua pihak.

‎Secara keseluruhan, kegiatan pembinaan remaja di Masjid Jami Darusalam, Kelurahan Kartini, bertujuan membentuk karakter generasi muda melalui pendekatan agama dan kebersamaan, sehingga tercipta situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.

‎(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

M.NUR

Tuliskan Komentar

Komentar