Harmoninews.com (Jakarta Pusat) – Kebakaran melanda sebuah rumah kos di kawasan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (14/4/2026) pagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang penghuni meninggal dunia.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 06.20 WIB di lantai empat bangunan kos tersebut.
“Kebakaran terjadi di salah satu kamar kos di lantai empat. Petugas langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan penanganan dan olah TKP,” ujar Reynold dalam keterangannya, Selasa (14/4).
Korban diketahui bernama Muammar (26), yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kamar mandi dengan posisi terlentang.
Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh penghuni kos lain yang kemudian melaporkan kepada petugas keamanan. Upaya pemadaman awal sempat dilakukan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.00 WIB.
“Dari keterangan awal petugas damkar, dugaan sementara sumber api berasal dari kompor gas portabel yang berada di dalam kamar korban,” jelas Reynold.
Sementara itu, Kapolsek Kemayoran Kompol Agung Ardiansyah menambahkan bahwa pihak kepolisian langsung mengamankan lokasi setelah kejadian.
“Kami telah memasang garis polisi di lokasi kejadian, mengamankan TKP, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mendalami penyebab pasti kebakaran,” ujar Agung
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam penggunaan kompor gas, khususnya di lingkungan tempat tinggal padat seperti rumah kos.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kompor dalam kondisi aman setelah digunakan guna mencegah kejadian serupa,” tambahnya.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSCM untuk penanganan lebih lanjut.
Polisi hingga kini masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.
“Kami masih mendalami kasus ini dan memastikan situasi tetap kondusif,” tutup Agung
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
M.NUR







Komentar